KOTA TUA DARI PLASTIK

aku mencari seseorang yang membawa semut beriring dan remah roti di bawah tumitnya. bukan daftar nama dan petunjuk lalu lintas. bukan rumus logaritma dan logika bahasa atau nama pahlawan dalam buku sejarah.

aku hanya ingin menyadari bahwa jemari tak pernah sama tinggi dan dinding kota tua di samping rumah kerap bercerita bahwa kancing baju yang terlepas pada malam-malam sebelumnya tak lebih banyak daripada kendaraan umum yang melintas sore itu.

aku mencari semut beriring dan remah roti di bawah daftar nama dan petunjuk lalu lintas sekadar membuang keluh bahwa aku tak perlu tumbuhan plastik dan kupu-kupu kaki lima: kota berdiri karena perempuan menjual tubuhnya tanpa kwitansi.

aku mencari seseorang yang membawa daftar air mata pada telunjuk dan ibu jarinya. sekadar ingin tahu, apakah lumut dinding rumah telah menjadi fosil dan layak menjadi monumen buku cerita bergambar anak-anakku. kelak.

Kendari, 2010
◘ Adhy Rical
Share on Google Plus

About SULTRANESIA TV

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar