OTAK SAMPAH!



Suatu hari, ada perlombaan lari 100 meter.
Pelari Kenya beberapa meter lagi akan melalui garis finish. Tiba-tiba ia dijegal oleh pelari Indonesia dari belakang.
Pelari Kenya terjatuh, lalu pelari Indonesia finish lebih dulu. Pertanyaannya, akankah kita mendukung pelari Indonesia itu sebagai juara hanya karena dia sebangsa dengan kita?

Di hari lainnya, ada perlombaan lari 200 meter.
Pelari Kristen beberapa meter lagi akan melalui garis finsih.
Tiba-tiba ia dijegal oleh pelari Islam dari belakang.
Pelari Kristen itu terjatuh, lalu pelari beragama Islam itu memasuki finish lebih dulu.
Petanyaannya lagi, akankah kita mendukung pelari Islam itu menjadi juara hanya karena dia seagama dengan kita?

Saya pribadi, dan saya yakin juga Anda, pasti dengan tegas menjawab TIDAK. Karena kita pasti akan lebih menghormati proses, bukan hasil akhir. Dan juga tidak akan melihat background siapa yang bertanding, tapi bagaimana ia bertanding.

Malam ini saya lelah melihat bertebarannya Black Campaign saling menjatuhkan diantara para pendukung Capres.

Saya tidak mempermasalahkan ketika seseorang maju dan mendukung sosok yang ia anggap pantas menjadi pemimpin. Tetapi saya cukup terganggu ketika mereka dengan bangga berkoar-koar menyebarkan berbagai kelemahan lawan politiknya, yang bahkan mereka sendiri tidak pernah tahu kebenarannya seperti apa. Mengapa sibuk menjegal orang lain. Mengapa tidak konsentrasi memoles orang yang kamu anggap layak menjadi pemimpin.

Dari pada menjegal dan menjatuhkan lawan tandingmu,
mengapa tidak mencoba berlari sekencang mungkin,
Mencoba berlalri lebih kencang agar menjadi pemenang.

Tetapi tentu saja, mereka yang menjegal adalah mereka yang berada dibelakang. Mereka yang merasa lemah dan takut menjadi pihak yang kalah. Mereka akan menjegal dan menjatuhkan lawannya dengan segala cara.

Saya sejujurnya muak melihat cara mereka yang saling menjatuhkan ini. Dimata saya, orang-orang yang ikut serta kesibukan menyebarkan Black Campaign ini, tidak lebih dari pada orang dengan Otak Sampah, pikirannya Kotor dan penuh dengan Kebusukan.

Semoga Tahun Politik ini segera berakhir.

Wassalam..........


Author: Arie Kriting
Share on Google Plus

About SULTRANESIA TV

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar