Sedikit Dari Timur

Sinopsis
“Sedikit dari Timur”
a Film by Gita Aprillia

Pace mahasiswa asal Papua menunggu dua rekan aktifisnya di warung kopi. Hari itu mereka akan membicarakan persiapan aksi unjuk rasa menuntut pemerintah segera mempatenkan berbagai warisan budaya Indonesia, agar tidak diklaim oleh negara lain sebagai milik mereka. Alasan mereka karena banyaknya warisan budaya Indonesia yang di klaim oleh Malaysia sebagai milik mereka.
Setelah menunggu beberapa lama di warung kopi, 2 orang kawannya pun satu persatu datang. Mereka kemudian melakukan pembicaraan terkait aksi yang akan mereka lakukan. Diakhir pertemuan, Pace mengajak kawannya untuk datang di kontrakan tempat ia tinggal.
Sorenya, kedua orang kawan Pace datang. Pace pun menghidangkan makanan khas daerahnya yang bernama Papeda. Seorang kawannya asal Kendari pun menyangkal bahwa makanan yang disediakan merupakan makanan khas daerahnya. Mereka bertiga kemudian berdebat masalah makanan khas daerah mereka. Hingga akhirnya utuk membuktikan bahwa jika makanan tersebut merupakan makanan khas daerah kedua kawannya, Pace kemudian memberi sagu kepada kedua kawannya untuk diolah menjadi makanan khas mereka masing-masing.
Kafy dan Aden sahabat Pace kemudian mengolah sagu pemberian Pace menjadi makanan khas daerah mereka, sinonggi dan kapurung. Diskusi dan perdebatan pun terjadi lagi diantara mereka, hingga akhirnya Kafy sahabta Pace menyimpulkan bahwa sagu yang menjadi makanan pokok beberapa daerah di Indonesia Timur, hanya berbeda nama dan penyajian.

Share on Google Plus

About SULTRANESIA TV

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar