Alam Rawa Aopa Dalam Rangkaian Pembuatan Film Garuda 19




29 Juni hingga 5 Juli 2014 para crew dan talent film Garuda19 datang ke Sulawesi Tenggara, tepatnya di Konawe Selatan untuk menyelesaikan shooting tahap kedua dari film yang akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada September 2014.

Sebelumnya, syuting tahap pertama dilakukan di Jogjakarta dan Jakarta. Crew dan talent yang berjumlah 40-an orang setengahnya menginap di rumah jabatan Bupati, dan sebagian di penginapan bernama Green, yang memang seluruh dindingnya berwarna hijau.

Para warga setempat sangat antusias menonton proses produksi yang dilaksanakan di lapangan sepakbola Konawe Selatan dan Taman Nasional Aopa Watumohai/ Rawa Aopa. Terlihat pada saat break shooting anak-anak hingga gadis-gadis muda Konawe Selatan bergantian minta foto bareng dengan talent.




"Sengatan matahari pada suhu 39° celcius membuat proses shooting dengan adegan-adegan outdoor menjadi ujian fisik dan mental bagi para crew dan talent". Ungkap Swastika Nohara yang merupakan script writer Garuda 19 dalam catatan blognya.

Film Garuda 19 juga menghadirkan karakter lokal suku Tolaki. Diantaranya Yazid/Labio Yazid Randaula dan 
Mburi Maryam. “Menurut Pak Lulu, salah satu pejabat Pemda Konawe Selatan, Randaula adalah nama mendiang seorang raja orang Tolaki. Sementara Labio adalah panggilan sayang untuk anak laki-laki. Sementara sahabat Yazid sejak kecil bernama Mburi Maryam, dan Mburi adalah panggilan sayang untuk anak perempuan".



Bagaimana kisah Labio Yazid dan Mburi Maryam dalam film ini? Nantikan dibioskop kesayangan anda pada September 2014.



Sumber berita: Catatan Swastika Nohara
Share on Google Plus

About SULTRANESIA TV

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar