Kultwit: Di Balik Konflik #GunungJati Kendari

Edisi kultwit (kuliah twitter) adalah salah satu penyajian dan identitas dari @sultranesia didunia Twitterland. Awalnya, media sultranesia memang lahir melalui akun twitter hingga menjarah pada situs sultranesia.com, fan page, instagram, hingga ke pembuatan merchandise. Dalam waktu dekat sultranesia akan launching chanel youtube.

Dari awal, sultranesia memang dikenal dengan kultwit terkait kebudayaan, sejarah, seni, dan isu-isu sosial yang berkembang di Sulawesi Tenggara. Mulai saat ini, seluruh kultwit akan diposting pada situs sultranesia.com sebagai bentuk dari pertanggung jawaban sultranesia bilamana ada golongan yang tidak sepakat dengan pendapat (cibiran) sultranesia. Walaupun kami adalah anonimers, namun kami siap untuk bertemu langsung bila ada yang ingin komplain.

Untuk memudahkan para pembaca, postingan ini telah mengalami sedikit pengeditan dari kultwit aslinya dalam hal pelengkapan kata dan titik koma. Mengingat twitter hanya membatasi 140 huruf.

Selamat menyimak !!!

Ilustrasi: Doc. Luwarso


INFO SULTRA ‏@sultranesia 19 Agt 2014

1. Konflik #GunungJati telah lama terjadi. Utamanya 3 tahun belakangan.

2. Kita ambil lah data tahun 2013. Yang paling menyita perhatian sewaktu konflik antar Kampung Salo vs #GunungJati.

3. Pada suasana pasca Ramadhan, konflik tersebut bahkan hingga menutup jalan umum di area Kampung Salo & Toronipa. Orang-orang yang ingin berlibur jadi terganggu. #GunungJati

4. Pada kasus tersebut, sebenarnya akarnya sepele. Diawali dari saling ganggu-ganggu (ejek) hingga terjadi konflik serius. #GunungJati

5. Namun, banyak org yang sering mengait-ngaitkan konflik ini dengan konflik yang terjadi di UHO (Universitas Haluoleo). Korelasinya apa? bahwa ada unsur ras penyebabnya ada benarnya. #GunungJati

6. Tapi mari kita lebih jeli melihat. Ras apa yang konflik di UHO & ras apa yang dominan di kampung salo (bugis). Sekali lagi korelasi dengan konflik UHO dimana? #GunungJati

7. Jelang momen politik, konflik ini dimanfaatkan oleh para oknum untuk memanaskan kota. Padahal tak ada korelasinya sama sekali. #GunungJati

8. Misal sewaktu pemilu 2014 awak media ada yg menulis berita dengan judul "Jelang Pemilu, Kendari Kondusif". Apa coba hubugannya? #GunungJati

9. Padahal #GunungJati baik-baik saja & konflik tersebut bukan berakar dari isu-isu politik. Ini soal perilaku orang disana (gunung jati) yang kadang menyimpang. Senang miras dan lain-lain. #GunungJati

10. Mimin tekankan sekali lagi, konflik ini tak ada hubungan dengan konflik UHO. Mari kita bermain data saja. #GunungJati

11. Berapa jumlah mahasiswa suku muna di #GunungJati dibanding dengan yang tinggal disekitar kampus, bukit kemaraya, dan keby. hubungannya dimana?

12. Bukannya suku Muna tersebar dimana-mana? Bukit Keby, amarilis, sekitaran pasar, kampus dan lain-lain. Kenapa hanya #GunungJati yang mau diserang kalau memang berhubungan dengan konflik UHO?

13. Bila ada yang mengaitkan ada hubungan dengan konflik ras di UHO, mana data ilmiahnya? Apa sudah riset? Para oknum terlalu mendeskriditkan orang-orang di #GunungJati

14. Ingat, pada dasarnya orang Muna itu baik. Tak semua dari mereka menginginkan konflik. #GunungJati

15. Buktinya? mimin akan perlihatkan pesan leluhur/falsafah hidup orang muna dalam konteks menjaga kedamaian. #GunungJati

16. "Poangka-angka tao, Pomasi-masigho, dan popia-piara" artinya saling berangkulan, menyayangi dan saling menjaga satu sama lain. #GunungJati

17. Dari situ kita bisa lihat bahwa dari dulu leluhur orang muna sangat cinta kedamaian. Dan falsafah ini cukup mengakar ke generasi mudanya. #GunungJati

18. Konflik barusan adalah konflik #GunungJati dan Jati Mekar. Sekali lagi penyebabnya karena miras dan saling ejek.

19. Dan silahkan lihat latar belakang pendidikan yang konflik. Siapa mereka dan apa kerjaan mereka. Liat aktivitas sehariannya. #GunungJati

20. Sudah ada beberapa cara yang dilakukan pemerintah & tokoh masyarakat (adat). Namun, karena ini akarnya bukan konflik suku, ya mana bisa ketemu. Akarnya miras & pendidikan. #GunungJati

21. Awak media kadang lebay. Hanya karena ingin hotnews maka konflik tersebut dikait-kaitkan kemana-mana. Politiklah, saralah dan alasan kampret lainnya. #GunungJati

22. Kesimpulannya adalah akar permasalahan dari konflik #GunungJati bukan karena ego SARA.

23. Sebabnya adalah rendahnya penghasilan harian para pelaku, seringnya mereka miras dan tingkat pendidikan yang tak tinggi. #GunungJati


Kultwit sultranesia kadang meloncat dari ini ke hal itu. Namun tetap tak keluar dari konteks tema kultwit. Selain karena terbatasnya jumlah huruf, masyarakat twitterland cepat jenuh bilamana kultwit kepanjangan dan tidak to the point. Biasanya, pasca kultwit, admin (mimin) membuka sesi diskusi. Maka bila ada hal-hal yang ingin dipertanyakan terkait tema kultwit diatas, silahkan memention @sultranesia ditwitter.
Share on Google Plus

About SULTRANESIA TV

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar