7 Hal yang Patut Dicontoh Sekaligus Dihindari dari Kisah Hidup Jim Morrison

Jim Morrison
Sumber Foto: Wikipedia


Nama Jim Morrison tentunya tak asing lagi di telinga para musisi dan penikmat musik rock dunia. Pria kelahiran 8 Desember 1943 di Melbourne, Florida, Amerika Serikat ini adalah otak di balik kejeniusan musik band The Doors.

Awalnya, legenda rock yang meninggal di usia 27 tahun ini bukanlah seorang vokalis, melainkan seorang penikmat buku dan penyair. Namun, pada suatu ketika, pada pertengahan tahun 60an Jim bertemu Ray Manzarek di sebuah pantai. Dalam pertemuan tersebut Jim menyanyikan sebuah puisinya dan menawarkan kepada Ray untuk membuatnya menjadi sebuah lagu. Karena Ray saat itu terpincut dengan syair Jim, maka mereka berdua akhirnya pergi ke sebuah studio musik lalu sepakat untuk membentuk sebuah band yang namanya di ambil dari buku karangan Aldous Huxley, The Doors of Perception.

(Simak Biografi Singkat Jim Morrison disini)


Dari kisah hidup Jim Douglas Morrison yang berakhir pada 3 Juli 1971 ini, sungguh banyak hal yang dapat di pelajari. Baik itu hal positif maupun negatif. Apa saja kedua hal tersebut? Simak di bawah ini.


Hal Positif



1. Produktifitas Kekaryaan.

Jim meninggal di usia yang sangat muda; 27 tahun. Namun, di usia muda tersebut ia abadi hingga kini dengan jejak karya yang ditinggalkannya. Antara lain 5 buku puisi, 5 film, 6 album bersama The Doors, dan bahkan 7 tahun setelah kematiannya, 1 album solonya dirilis dengan tajuk An American Prayer yang diambil dari suara dalam vokal puisinya.

2. Pembaca buku yang sangat rakus.

Jim sangat hobi membaca buku. Tak heran jika banyak puisi yang diciptanya dan bahasa dalam lirik-lirik The Doors beraroma puitik, gelap, sekaligus satir. Ia juga sangat takjub dengan pemikiran Nietze.

Suatu ketika kawan Jim datang ke kamarnya dan langsung mengagumi banyaknya koleksi buku dalam kamarnya. Jim yang sangat responsive dalam berbagai hal secara spontan pada waktu itu dengan nada pamer menyuruh temannya (yang kagum itu) untuk membuka salah satu buku dan membacakan satu paragraf (terserah lembar keberapa dan buku apa), setelah itu ia akan menebak judul buku dan mengatakan siapa penulisnya. Temannya yang tidak percaya kemudian mencobanya, dan alhasil intruksi yang bernada pamer itu ternyata benar. Ia menebak judul dan penulis beberapa buku yang dibaca oleh temannya dengan lengkap. Bahkan Jim mampu menjelaskan keseluruhan isi dari koleksi buku-bukunya tersebut



3. Bakat bisa dilatih.

Awalnya Jim bukanlah seorang anak band seperti banyak kisah legenda rock dunia yang memulai bermusik saat usia remaja. Jim mulai memutuskan untuk menjadi vokalis baru ketika saat merasa matang dalam menulis lirik di usia sekitar 20an tahun. Jika diperhatikan album-album The Doors, sangat jelas perbedaan dan kematangan cara bernyanyi Jim di album pertama dan album berikutnya.

4. Suka Menolong.
Suatu ketika, diperjalanan. Jim melihat anak yang kedinginan dijalan dan turun dari kendaraan untuk memberikan jaketnya yang mahal untuk dipakai oleh anak tersebut.

5. Melawan dengan berkarya
Jim sangat tak sependapat dengan adanya wajib militer di negaranya. Bahkan ia berani melawan Ayah kandungnya yang seorang tentara pada saat ia di arahkan untuk potong rambut dan ikut wajib militer. Namun perlawanannya itu tidak dalam bentuk fisik. Ia memutuskan untuk berkelana keluar rumah dan menyampaikan ketidak sepakatannya itu melalui musik, puisi dan pada saat kepopulerannya ia meneriakkan hal tersebut di atas panggung dan saat interview dengan media.

6. Hidup dari karyanya
Jim termasuk lelaki yang hidup mandiri dari hasil karya-karyanya. Dan dengan musiknyalah ia tidak bergantung kepada orang tuanya.

7. Tidak mengikuti trend, malah menjadi trendseter.
Jika memperhatikan penampilan dan musik The Doors, agak sulit untuk menyimpulkan band tersebut terinspirasi darimana. Jim bersama The Doorsnya merupakan satu identitas tersendiri. Penyebab dari hal tersebut adalah perbedaan literasi musik yang dimiliki masing-masing porsenilnya dan metode proses pembuatan lagu yang sangat unik. Pada beberapa proses pembuatan lagu The Doors, di dalam studio latihan, kawannya menciptakan nada dan Jim bahkan bisa menciptakan syair secara langsung lalu menjadi sebuah lagu yang utuh.

Hal negative

1. Suka minum alkohol dan memakai narkoba.
Walau Jim terkenal jenius, namun ia suka bertingkah di luar akal sehat. Salah satu contohnya suka membuat onar di dalam studio rekaman dengan menghambur segala peralatan di dalamnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh hobi Jim yang doyan mengkonsumsi alkohol dan narkoba secara berlebihan.

2. Pelaku aborsi.
Jim dikenal tak memiliki keturunan. Sebenarnya Jim hampir memiliki keturunan dari salah satu kekasih gelapnya. Sayangnya ia memilih untuk menggugurkan anak tersebut. Hal ini mungkin biasa dalam dunia barat, tapi sangat bertentangan dengan budaya timur.

3. Suka seks bebas.
Saking binal dan doyannya, di salah satu single album ketiga The Doors, Jim bahkan recording sembari or*l seks bersama Pamela kekasihnya.

4. Suka ugal-ugalan dalam membawa kendaraan.
Jim pernah menabrak pohon saat berkendara. Dan yang ditabraknya itu adalah lima batang pohon yang baru ditanam di jalan LA Cienega Boulevard. Setelah menabraknya, ia lari dan menghubungi kawannya; Max Fink, dan mengatakan mobilnya dicuri orang.

5. Iseng yang tak beretika.
Suatu ketika di atas pesawat, Jim bersama kawannya mengerjai seorang pramugari. Mulanya, temannya menanyakan nama pramugari tersebut. Dan pramugari tersebut menjawab: “nama saya Riva”. Lalu si Baker kawan Jim menyambung: "Kalau namamu Riva, maka nama ayahmu pasti old man riva". Nah, Jim yang terbiasa buat syair lagu dengan spontan langsung menyanyi bersama dua rekan itu “old man Riva… old man Riva..." dengan nada ejekan. Lalu, Tom Baker ke toilet, sekembalinya, ia menaruh sabun ke minuman Jim. Dan Jim memanggil pramugari tersebut hanya sekadar mengeluh bahwa rekannya menumpahkan sabun dan meminta minuman baru dengan nada gurau. Bukannya minuman tersebut diganti, karena gerah pramugari tersebut datang bersama pilot dan memberi peneguran. Tapi pasca terguran tersebut mereka tetap saja membuat gerakan tambahan di atas pesawat. Pada saat pesawat tersebut mendarat, pesawat dikelilingi oleh FBI dan mereka di borgol dan diintrogasi.

6. Tidak jaga kesehatan.
Jim dikenal dengan rambut ombak, dan bertubuh ramping di awal karir. Namun dipuncak kepopulerannya ia tak menjaga kesehatan yang berefek pada bertambahnya bobot badan Jim secara berlebihan hingga sering ia tak dikenali lagi oleh fansnya.

7. Kadang mengekspresikan kebebasan berekspresi dan pendapat dengan cara radikal.
Tau tragedi Miami? tragedi tersebut adalah salah satu yang membuat Jiim banyak menghabiskan waktu untuk berurusan dengan hukum. Dalam tragedi tersebut ia di vonis bersalah karena telah berkata jorok dan menunjukkan aksi porno dengan menunjukkan kelaminnya di atas panggung. Walau tujuan sebenarnya dari aksi tersebut adalah karena kegerahannya pada pihak promotor konser yang terlalu menaikkan harga tiket dan menambah kapasis ruangan konser diluar kesepakatan manajemen The Doors.

Author: Ikal

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Jim_Morrison
http://www.sultranesia.com/2015/12/review-buku-no-one-here-gets-out-alive.html
- Buku No One Here Gets Out Alive (Biografi Terlaris Jim Morrison)


Share on Google Plus

About SULTRANESIA TV

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar