Interview: Septian Setiawan, Co-Founder Yeah! I Love Kendari



Septiawan, Owners YILK (doc. YILK)

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, ada sekitar puluhan brand clothing/distro lokal yang lahir di Sulawesi Tenggara. Namun, diantara brand-brand tersebut, tak banyak yang bisa survive dan mempertahankan eksistensinya. Beberapa diantaranya, kini telah hilang di permukaan, adapula yang nampak tak konsisten dalam menjaga jangka waktu produksinya.

Septian Setiawan yang merupakan salah satu pemilik brand cloting di Kendari, Sulawesi Tenggara, berhasil membawa brandnya survive dan eksis hingga kini. Terbukti, brand Yeah! I Love Kendari yang mengudara sejak 15 Agustus 2012, hingga kini masih terus memproduksi produknya secara berkala. Bahkan, brand yang mulanya hanya memproduksi T-Shirt sejumlah 36pcs ini, kini terhitung telah memproduksi kurang lebih 2000pcs. Dan semua produk tersebut terbilang laris di pasaran. Dengan berbagai macam jenis. Antara lain raglan, girly tees, polo shirt, jaket, gelang, topi, dan lain lain.

Dari keberhasilan Septian, ada banyak hal yang patut dipelajari dari proses perjuangannya hingga bisa mengeksiskan brandnya dari tahun ke tahun.

Pada akhir 2015, redaksi Sultranesia berkesempatan menginterview Septian. Berikut hasil wawancara tersebut:


Display Yeah! I Love Kendari (Doc. YILK)

Bisa bagi cerita awal perjuangan YILK ini dibangun?

Saya memulai bisnis clothingan ini pada tanggal 15 agustus 2012. Awalnya, saya hanya produksi kaos ini cuma 36pcs pada season 1. Saya merasa di season 1 brand ini sudah diterima di masyarakat,  khususnya di kalangan remaja. Dan akhirnya saya memproduksi lagi selusin, diteruskan dengan lusinan lainnya, sampai dengan season 13 saat ini. Alhamdulillah dipasaran laku!

Sampai saat ini kalau ditotal sejak berdiri, saya sudah menyebarkan produk YILK (yeah! I love kendari) sekitar kurang lebih 2000pcs,  dengan berbagai macam apparel seperti t-shirt, raglan, girly tees, polo shirt, jaket, gelang, topi, dll.



Landasan dasarnya saya membuat clothing line ini adalah untuk menunjukkan kebanggaan sebagai warga kota Kendari melalui baju-baju bertemakan urban streetwear dengan sentuhan design yang modern.

Kenapa memilih nama Yeah! I Love Kendari?

Filosofi dari brand Yeah! I Love Kendari adalah sebuah pemicu yang menunjukkan bahwa kita dengan semangat yang menggebu-gebu untuk mencintai kota kendari ini.



Bukankah brand I Love, I Love itu ada di semua Kota Indonesia? Seperti I Love Jakarta, I Love Bali dan lain-lain? 

Nah... itulah mengapa saya menambahkan YEAH! Pada brand saya. Karena sejatinya konsep brand saya lebih mengarah ke kualitas premium, jadi orang-orang bisa membedakan yang mana produk Yeah! I Love Kendari, mana produk I Love Kendari yang biasa.


Saya juga menambahkan label merk di bagian-bagian tertentu t-shirt YILK, sehingga kesannya lebih ekslusif dibanding baju-baju I Love yang ada di pasaran.

Tidak takut produknya terkesan pasaran? Bagaimana mengantisipasi stigma awal dari nama ini?
Oh, kalau masalah itu tergantung dari sudut pandang orang-orang sih. Tapi selama ini brand YILK sendiri sudah mempunyai customer tertentu yang menjadi langganan setiap artikel terbaru YILK, dan juga kami menjual produk YILK sangat terbatas quantitynya, serta brand YILK juga hanya bisa didapatkan di distro-distro tertentu yang ada di Kendari, seperti Odixy Store (Jl. Supu Yusuf, depan Mradio kendari), December Store (Jl. Sao-Sao No.205, belakang STM Kendari), Sendwish Store (Jl. Bunggasi No.27-28, Anduonohu) dan Lockstock Shop (Jl. Malik IV no.66, Mandonga).

Produk YILK sudah dipasarkan di mana saja?
Produk YILK sudah dipasarkan di luar-luar kota besar seperti Makassar, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, dan lain-lain. Karena banyak anak-anak Kendari yang kuliah di kota tersebut, dan ingin memakai produk YILK yang menjadi identitas kota Kendari, sehingga kita melayani orderan online untuk keluar kota.

Logo YILK (Doc. YILK)
Apa planning kedepan?
Planning saya kedepan yaitu ingin membuat event wirausaha muda Kendari, dimana event tersebut anak-anak muda yang memiliki bisnis, mempunyai wadah untuk mempromosikan bisnisnya, sehingga hubungan pebisnis-pebisnis muda yang ada di Kendari bisa lebih erat lagi dengan adanya event tersebut. Karena di Kendari ini punya banyak pemuda-pemuda yang kreatif dalam berbisnis.

Apa tantangan dalam bisnis clothing, khususnya di kota Kendari?
Tantangannya yaitu terus melakukan inovasi dalam hal design agar tetap dapat bersaing dengan produk-produk clothing yang ada saat ini.

Kita pasti akan terus membuat inovasi baru agar tetap keren dipakai oleh anak muda. Dan juga agar orang yang memakai produk ini terlihat cinta dengan kota Kendari sehingga kesannya lebih stylist.

Bagaimana strategi YILK memasarkan produk?
Berbicara tentang promosi, sistem promo yang saya jalankan untuk produk YILK sebenarnya paling utama adalah menjadikan teman-teman pembeli sebagai artis atau media promo untuk YILK sendiri. Dengan cara memasukkan hasil foto TERBAIK mereka menggunakan produk YILK ke sosial media twitter, facebook, instagram, dan lain-lain. Dengan begitu, pembeli merasa di hargai, karena yang paling penting buat saya adalah bagaimana membuat pembeli senang dan merasa dihargai ketika memakai produk yang saya lahirkan.

Terakhir, bisa bagi tipsnya buat pembaca sultranesia.com? Kiat-kiat survive di Industri Kreatif ini?
Menurut saya, jantung dari bisnis clothing yaitu “kreatifitas”. Saya menawarkan pilhan warna, design... dan pilihan tersebut membutuhkan kreatifitas. Kalau tidak ada kreatifitas, apa yang akan kita jual?

Jadi, buat teman-teman yang ingin memulai bisnis clothing, saran saya kuasai dulu clothing itu seperti apa, dan langsung action untuk menjalankan bisnisnya. Karena jika teman-teman hanya mempunyai modal besar tanpa menguasai clothing itu seperti apa, itu akan sia-sia saja! Intinya lakukan apa yang kamu suka dan jadikan itu bisnis!!!




Yeah! I Love Kendari
☎ 08114056060

Twitter: @Yeah_ILoveKDI
Facebook: Yeah! I Love Kendari
Instagram: Yeah_ILoveKendari
Pin Bb: 7EBEC207


(Ikal)
Share on Google Plus

About SULTRANESIA TV

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar