Pasagidan

Oleh : Prayuda Said

Di sinilah kita bertemu lagi.
Di tengah hijau perkebunan dan riuh riak sungai.
Birunya langit tak menaungi kita.
Terlindung merahnya dinding bata dan atap yang tak lagi muda.
Dan di sekeliling
Ribuan tatapan kosong memandangi kita.

Ya kawan, dunia memang hanya bentuk.
Diramu ide lalu diwarnai alam.
Seperti hidup yang hanya sebuah cerita.
Ditulis pemuja dan didongengkan pembenci.

Hidup hanya serupa jalan
Membentuk narsisme dan terkuasa obsesi.

Lalu kepala ini pun berpaling.
Di ujung jalan semua meringkuk.
Tidur dalam lapar.
Oleh manusia yang terlalu banyak dan makanan yang terlampau sedikit.

Namun semua harus dicatat, semua harus direbam.
Karena semua bermakna, semua berarti.
Seperti sampah yang diciptakan busuk agar kita tahu kapan harus membuangnya.

Di sinilah kita bertemu lagi
Ketika alam memberi warna dan ide serupa bentuk.
Ya kawan, semua ini hanyalah ide.

OBS, 7 Maret 2014
Share on Google Plus

About SULTRANESIA TV

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar