Press Release BUDAYATA 5 IKAMI SULSEL Cab. Malang


Dizaman modernisme kini, nilai budaya di nusantara sudah mulai terkikis keberadaannya di tengah-tengah masyarakat. Lantas budaya seperti apa yang dimaksud telah hilang ditengah-tengah masyarakat ini? budaya asing? Yang kian menjamur di dalam diri para pemuda-pemudi bangsa Indonesia dimana notabene sudah merusak etika, moral bangsa ini? Ataukah suatu budaya yang telah dirancang oleh leluhur kita?

Keresahan ini menjadi sebuah tamparan bagi teman-teman perantau yang melanjutkan studi di Malang, dimana berhimpun didalam suatu wadah organisasi bernama IKAMI SULSEL CABANG MALANG. Bertemakan “RESOPA TEMMANGINGI NAMALLOMO NALATEI PAMASE DEWATA SEWAE” atau dalam arti “Usaha yang sungguh-sungguh disertai keikhlasan yang mendapat rida dari tuhan yang maha esa”, pepatah bugis yang syarat makna ini menjadi suatu hal yang ditanamkan di diri teman-teman panitia sendiri.

Kegiatan ini bernama Budayata’ 5 (budaya kita). Angka 5 menjadi suatu bukti keseriusan teman-teman IKAMI SULSEL CABANG MALANG dalam memerangi dampak budaya asing di bangsa Indonesia ini terkhusus kebudayaan Sulawesi Selatan sendiri. Bertempat di Gedung Kesenian Gajayana Malang, pada tanggal 13 November 2016 kegiatan ini Insya Allah akan diselenggarakan. Dengan menampilkan suatu drama theatrical kisah tentang “TO MANURUNG” atau “Manusia yang Turun dari Langit” dan dilengkapi dengan berbagai tarian adat Sulawesi Selatan yang akan disuguhkan kepada para pengunjung. Tidak hanya sampai disitu, panitia Budayata’ 5 juga akan mengadakan perlombaan “Mural Kontes” dengan tema “Dimana Kebudayaan Dalam Era Modern?”. Di akhir kegiatan, akan ada penampilan dari salah satu maestro gendang dunia yang juga berasal dari Sulawesi Selatan.

Share on Google Plus

About SULTRANESIA TV

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar