Lirik Lagu Ujung Titik di Album Tekstular

Cover Album Tekstular - Ujung Titik
Doc. UT



Pahlawanku

Terkenang di hari peringatan
Terlupa di keseharian
Tiada lengah rawat ibu pertiwi
Tiada nama dalam aksara sejarah
Oh.... Pahlawanku

Tiada harap di singgasanakan
Berjuang untuk mengusir penjajah
Abadinya hanya di pahatan nisan
Hanya lubuk hati ibu pertiwi yang tancap jasanya
Oh.... Pahlawanku

Reff:
Kata terima kasih terlalu rendah untuk balas keringatnya
Harusnya bangsa hadir dalam lanjut juangnya
Masa iya' beliau mesti teriak dalam pembaringan
Agar kita kembali utuh ulang teriak merdeka

Ujung Titik

Memulai maju ke muka
Mengalir bersama mimpi
Penuh juang meraihnya

Titik bukanlah tanda henti
Melainkan pijak sambung fase baru kehidupan

Reff:
Tetesan tanya mengiang membelakangi kenang kegagalan
Gagasan harus dilahirkan dibumikan tuk menguji kebenarannya

Kebaharuan harus lahir
Titik bukanlah ujung segalanya
Sambung titik sambangi masa depan ganti yang kusut lapuk usang termakan zaman

Tenggelam Menggelap

Hutan tumbuh rindang
Nafsu meracun gersang
Gerus menggerus
Jarah kerindangan

Kodrat hujan menyuburkan tanah
Mengapa lalu menenggelamkan rumah?

Reff:
Apa karena hujan rumahku tenggelam?
Apa karena malam rumahku menggelap?
Tenggelam dan Gelap
Tenggelam dan Gelap

Kapinalisme
(Kapitalis Nasionalisme)

Aku haus kuasa aku juga haus jabatan
Aku ingin dipuja puji angkatlah aku sebagai pahlawanmu

Akulah pemimpinmu
Abad ini milikku
Bukan milik kapten amerika
Karena mereka itu hero hero palsu

Reff:
Wahai pengkritik
Mati saja
Jauh sana

Miskin adalah takdirmu

Wahai Cendikia
Minggir sana
Urus saja sandang pangan keluargamu

Buka Mata Hati

Telah lama mentari menerangi bumi pertiwi
Mendadak engkau datang membuat langit pucat mengkerut

Meretas terang menghadirkan gelap

Reff:
Banyak yang gagal cerdas karena tak sekolah
Ada yang gagal sehat karena kelaparan
Sudahilah
Kutau kau manusia
Buka mata hatimu
Karena hanya setan yang sekejam itu

Langit menangis melihat caramu memimpin
Mengalir darah dalam tiap tetesnya

Berita Sampah

Lekas matikan tv frekuensi bisa membunuh akal sehat
Mending naik ke gunung bersetubuh dengan alam

Lekas membaca buku jangan terlena dengan dunia maya
Mending duduk diskusi sapa tetangga dengan canda tawa

Jangan mau dibodohi
Jangan konsumsi berita sampah

Reff:
Jadilah pengembara
Jelajahi kebenaran
Jangan sampai terimpus informasi syahwat penyesatan
Mari jauhi sarang
Sarang pembodohan massa
Kembali kita membangun tata nilai dan norma

Cinta Adalah Pengetahuan

Cinta adalah pengetahuan
Butuh waktu untuk terang melihatnya
Butuh kewarasan untuk melabuhinya

Cinta adalah pengetahuan
Butuh akal sehat untuk menjalaninya
Butuh cahaya jiwa untuk menyelaminya

Sesat ia diperjual belikan
Kelam ia disandiwarakan

Reff:
Arungilah samuderanya
Lalu saling menemukan
Lalu saling menemukan
Arungilah samuderanya
Lalu saling berteranglah
Lalu saling berteranglah

Save Pasar Tradisional

Bertaruh nasib di sebuah lapak
Demi menyambung hidup sekolahi anak ubah masa depan

Nampak ada yang tak senang dengan kesederhanaan
Nampak ada yang dengki dengan pangan segar pedagang tradisional

Reff:
Wahai kapitalis
Sekalipun api neraka kau turunkan lapak tetap kupertahankan
Wahai kapitalis
Tak usah kedip mata dengan kaum elite saing kita dengan sehat

Masyarakat tau kemana harus belanja
Masyarakat tau kemana harus belanja

All song by Ujung Titik


Share on Google Plus

About SULTRANESIA TV

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar