Aktivitas Ilegal di PT Mining Maju Dilakukan Secara Terbuka, Aparat Jangan Diam Saja


Aktivitas penambangan ilegal masih terjadi di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Salah satunya yang terjadi di eks wilayah IUP PT Mining Maju di Desa Sulaho, Kecamatan Lasusua.
Diketahui, eks IUP PT Mining Maju dulunya merupakan IUP Eksplorasi, dan telah mati sejak beberapa tahun lalu. Praktis tak boleh ada aktivitas penambangan di lokasi itu.
Namun faktanya, aktivitas penambangan di lokasi tersebut masih terjadi, dan dilakukan secara terbuka.
Hal itu diungkapkan pemuda Kolaka Utara, Haswin Kaso, kepada media ini, Senin (27/6).
Haswin menyebut, para penambang ilegal di eks lokasi PT Mining Maju itu menggunakan jetty PT Tiar Daya Sembada (TDS) untuk melakukan pengapalan, dan menggunakan dokumen perusahaan lain untuk melakukan penjualan.
Kata dia, aktivitas pengapalan yang dilakukan penambang ilegal di eks PT Mining Maju dan dikapalkan melalui jetty PT TDS itu tidak dikerjakan secara diam-diam, melainkan secara terbuka, karena terdapat penggunaan tenaga kerja dan alat berat.
Haswin menyesalkan sikap aparat penegak hukum dari Polres Kolaka Utara yang terkesan membiarkan aktivitas penambangan ilegal yang ada di wilayah Kolaka Utara itu.
"Kalau memang aktivitas ilegal itu tidak dibiarkan saja, saya mau lihat apakah Kapolres Kolaka Utara mau memerintahkan bawahannya dalam hal ini Kasat Reskrim dan Kanit Tipiter untuk menghentikan aktivitas ilegal tersebut," tegas Haswin.
Jika memang aktivitas ilegal itu tetap dibiarkan saja, Haswin meminta kepada Kabid Propam Mabes Polri untuk turun ke Kolaka Utara untuk memeriksa dan mengaudit para penegak hukum di sana. Sebab, diduga terjadi pembiaran terhadap dugaan tindak pidana.
Pemda Kolut Diminta Bertindak
Selain aparat penegak hukum, birokrasi di Kolaka Utara juga diminta untuk bersikap terkait maraknya penambang ilegal di sana.
Sebab penambangan ilegal tidak menguntung daerah, hanya menguntungkan sekelompok orang saja.
"Daerah hanya mendapat dampaknya saja. Salah satunya kerusakan lingkungan yang pasti terjadi akibat penambangan ilegal itu" kata Haswin.
Untuk itu, Haswin menantang dan meminta dengan tegas kepada Bupati Kolaka Utara untuk melaporkan para pelaku penambangan ilegal di Kolaka Utara ke aparat penegak hukum pusat.
"Pak Bupati jangan diam saja, segera ambil sikap. Laporkan para penambang ilegal itu karena tidak menguntungkan daerah, hanya menguntungkan segelintir orang saja, sedangkan daerah yang menerima dampaknya," katanya.
"Prinsipnya jika penambangan dilakukan secara legal, baik dan benar, maka daerah akan mendapat keuntungannya. Tapi jika ilegal, sudah pasti daerah dirugikan," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaRibuan Insan Pertanian dari Seluruh Indonesia Hadiri Pra Penas 2022 di Maros
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







