Anggota DPRD Muna Barat Soroti Masalah Data Kesejahteraan Sosial


Muna Barat - Anggota DPRD Muna Barat, La Ode Sariba, mengungkapkan keprihatinan mendalam terkait banyaknya keluhan masyarakat yang tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Hal ini, menurutnya, menyebabkan anak-anak di daerah tersebut tidak bisa mengikuti program beasiswa bidik misi karena tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).
“Banyak masyarakat mengeluh karena anak-anak mereka tidak dapat mengakses bantuan pendidikan. Ini adalah bentuk kedzaliman jika mereka terhalang oleh kelalaian kita dalam melakukan tugas,” kata La Ode Sariba, anggota dari Partai Nasdem, saat dihubungi, Kamis (24/10).
Sariba menekankan pentingnya kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Dinas Sosial untuk menginstruksikan para kepala desa agar lebih proaktif dalam memperbarui data.
“Para kepala desa harus segera menggelar musyawarah desa untuk mendapatkan prelist awal masyarakat yang memenuhi syarat. Langkah ini akan lebih transparan dalam menentukan siapa yang layak mendapatkan bantuan,” tambahnya.
Sementara itu, anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), La Ode Burhanudin, juga memberikan komentar mengenai masalah ini. Ia menyoroti bahwa permasalahan tidak hanya terletak pada kurangnya data, tetapi juga pada komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Ini akan memastikan bahwa semua kebutuhan masyarakat terakomodasi,” ungkap Burhanudin.
Ia juga menyarankan pelatihan bagi para kepala desa dan RT/RW mengenai pentingnya data yang akurat.
“Bantuan pemerintah harus sampai kepada yang berhak, dan itu harus dimulai dengan data yang benar,” tegasnya.
Proses pendaftaran DTKS dimulai dengan pendaftaran masyarakat di tingkat desa, di mana mereka harus memenuhi syarat tertentu. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan bantuan sosial dapat disalurkan dengan lebih efektif dan tepat sasaran.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaHak Anak Diduga Korban-Saksi dalam Kasus Supriyani Harus Tetap Dipenuhi
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







