Bang Jago Konawe yang Serang Dua Polisi Pakai Badik Tak Berkutik Dicokok Buser 77


Kendari - Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari bersama personel Polsek Soropia menangkap seorang pria yang menyerang dua anggota polisi menggunakan senjata tajam jenis badik saat proses mediasi kasus pencemaran nama baik di Desa Atowatu, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan penangkapan dilakukan pada Kamis, 23 Juli 2026 sekitar pukul 17.30 Wita.
Pelaku berinisial GI (34), warga Desa Atowatu, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, diamankan atas dugaan tindak pidana membawa atau menguasai senjata tajam tanpa hak serta melakukan perlawanan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas dengan mengancam menggunakan badik.
Peristiwa bermula pada Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 21.00 Wita. Saat itu Bhabinkamtibmas Desa Atowatu Aiptu Zainal bersama Kanit Patroli Polsek Soropia Aiptu Agus Saputra mendatangi rumah Kepala Desa Atowatu untuk memediasi persoalan dugaan pencemaran nama baik antara sejumlah warga.
Dalam proses mediasi tersebut, pelaku tiba-tiba datang dan diduga berusaha memicu keributan. Petugas kemudian memintanya meninggalkan lokasi. Saat berdiri, pelaku menendang kursi sehingga kembali ditegur oleh petugas.
Mediasi sempat dilanjutkan. Namun tidak lama kemudian, suami kepala desa bernama Heri datang karena mendengar adanya keributan di rumahnya. Bersamaan dengan itu, pelaku kembali muncul di halaman rumah dan kembali membuat keributan.
Aiptu Zainal dan Aiptu Agus Saputra bersama beberapa warga berusaha menenangkan pelaku. Namun secara tiba-tiba pelaku mencabut sebilah badik dan langsung menyerang Aiptu Zainal.
"Serangan tersebut mengakibatkan pakaian dinas korban robek akibat sabetan badik," kata Kompol Welli.
Tak berhenti di situ, pelaku juga sempat mengejar Aiptu Agus Saputra. Beruntung aksi tersebut berhasil dihalangi warga sehingga pelaku melarikan diri dari lokasi.
Usai kejadian, kedua anggota polisi bersama warga kembali ke Mapolsek Soropia untuk meminta bantuan personel piket dan melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah badik dan satu lembar pakaian dinas milik anggota polisi yang robek akibat sabetan senjata tajam.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPolresta Kendari Serahkan 4 Tersangka Pemerasan Perusahaan Tambang ke JPU
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







