Bang Jay Penuhi Aspirasi Masyarakat: Salurkan Alsintan di Busel, Alat Perikanan di Baubau


Kendari - Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jaelani, kembali menyalurkan bantuan aspirasi berupa Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) serta sarana pengolahan hasil perikanan kepada kelompok tani dan nelayan di wilayah Kepulauan Buton, Sulawesi Tenggara.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan secara bertahap di dua daerah tetangga, yakni Kabupaten Buton Selatan (Busel) dan Kota Baubau, sebagai bentuk komitmen nyata dalam menyerap serta merealisasikan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara.
Dalam kunjungannya di Buton Selatan, Jaelani menyerahkan berbagai unit Alsintan yang diperuntukkan bagi kelompok tani lokal.
Bantuan yang disalurkan mencakup hand tractor (traktor tangan) dan traktor roda empat.
Jaelani menegaskan bahwa sektor pertanian di Buton Selatan memiliki potensi besar untuk ditingkatkan melalui modernisasi alat dan teknologi. Menurutnya, penggunaan Alsintan akan mempercepat proses pengolahan lahan serta memangkas biaya produksi para petani.
"Kami di Komisi IV DPR RI terus berkomitmen memastikan bantuan dari Kementerian Pertanian tepat sasaran. Dengan adanya Alsintan ini, kita berharap produktivitas hasil pertanian para petani di Busel bisa meningkat drastis, sehingga mampu menopang ketahanan pangan daerah," ujar Jaelani saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Perwakilan kelompok tani di Busel menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas perhatian serta pengawalan aspirasi yang dilakukan oleh legislator asal Sultra tersebut.
Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan Baubau
Tak hanya berfokus pada sektor pertanian, Jaelani melanjutkan agenda serap aspirasi ke Kota Baubau dengan membagikan bantuan paket peralatan pengolahan dan pemasar hasil perikanan. Bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini diserahkan kepada kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) Wolio Snack di Baubau.
Bantuan perikanan yang disalurkan meliputi chest freezer, meja stainless, panci pengukusan, mesin pemotong ikan, timbangan digital, wajan dan beberapa peralatan lainnya.
Jaelani menjelaskan bahwa Kota Baubau memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi kelautan di wilayah Kepulauan Buton. Oleh karena itu, penguatan sektor pascapanen menjadi hal yang sangat krusial agar hasil tangkapan nelayan tidak hanya dijual mentah, tetapi memiliki nilai tambah (added value).
"Selama ini nelayan kita sering terkendala saat pasokan melimpah, harga turun dan hasil olahan kurang maksimal. Lewat bantuan alat pengolahan ini, para ibu-ibu dan kelompok pengolah perikanan di Baubau bisa menghasilkan produk turunan berkualitas tinggi, berdaya saing di pasar lokal, bahkan hingga luar daerah," terang legislator PKB tersebut.
Sebagai mitra kerja dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan di DPR RI, Jaelani menegaskan akan terus mengawal berbagai program strategis pemerintah pusat agar dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat Sulawesi Tenggara.
Ia mengajak para penerima bantuan untuk menjaga dan merawat alat-alat yang telah diberikan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh seluruh anggota kelompok.
"Bantuan ini adalah amanah. Saya minta tolong dirawat bersama, dikelola secara transparan di dalam kelompok, sehingga dampaknya benar-benar terasa dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga petani dan nelayan kita," pungkasnya.
Kegiatan di Buton Selatan turut dihadiri langsung oleh Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, Kepala Dinas Pertanian, Camat, Penyuluh Pertanian dan ketua serta anggota kelompok tani.
Sementara di Kota Baubau turut dihadiri oleh Kadis Perikanan Kota Baubau, ketua dan anggota kelompok pengolah pemasaran serta komunitas di Kota Baubau. Rilis.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaMencekam! Tungku Smelter PT OSS di Konawe Meledak
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







