Banyak Anggota Dewan Absen, Rapat Paripurna DPRD Mubar Diskorsing 3 Hari


Muna Barat - Rapat paripurna tingkat dua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar) terkait laporan keterangan pertanggungjawaban Penjabat (Pj) Bupati Mubar tahun anggaran 2022 diskorsing selama tiga hari.
Hal ini dikarenakan anggota DPRD Mubar tidak kuorum atau tidak cukup 2/3 dari 20 anggota DPRD Mubar yang hadir.
Anehnya, Ketua DPRD Wa Ode Sitti Sariani dari NasDem dan Wakil Ketua DPRD Uking Djasa dari Golkar tidak tampak di rapat tersebut.
Wakil Ketua DPRD Mubar Agung Darma menyampaikan, berdasarkan daftar hadir, anggota DPRD yang hadir secara fisik dan bertandatangan sebanyak 13 orang dari 20 anggota DPRD.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 120 Ayat 3 Peraturan DPRD Mubar Nomor 1 tahun 2020 tentang Tata Tertib DPRD Mubar maka rapat tidak korum untuk dilanjutkan.
“Sesuai dengan tata tertib pada pasal 120 ayat 3 menjelaskan apabila kuorum tidak terpenuhi maka rapat ditunda sebanyak dua kali dengan masa waktu masing-masing lebih dari satu jam. Selanjutnya pada Pasal 120 ayat 4 menyatakan bahwa apa bila pada akhir waktu penundaan rapat sebagaimana dimaksud pada pasal 3 maka rapat ditunda paling lama tiga hari, sampai badan musyawarah menjadwalkan kembali,” jelas Agung saat memimpin rapat, Sabtu 6 Mei 2023.
Sebelumnya politikus Demokrat ini juga memberikan kesempatan kepada anggota DPRD yang hadir untuk menyampaikan pendapat apakah rapat paripurna pengambilan keputusan atas laporan keterangan pertanggungjawaban Pj Bupati Mubar diskorsing selama satu jam atau selama tiga hari sampai Bamus menjadwalkan kembali.
“Dari pandangan 13 anggota DPRD tersebut, mereka sepakat rapat paripurna ditunda selama tiga hari,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Mubar, Razilu Kaaka mengaku, jadwal rapat berdasarkan undangan dimulai pukul 15.30 WITA, namun sampai pukul 19.09 WITA, peserta rapat tidak kuorum.
Ia juga mengaku tidak tahu alasan beberapa anggota DPRD Mubar yang tidak hadir dalam rapat paripurna pengambilan keputusan atas laporan keterangan pertanggungjawaban Pj Bupati Mubar.
“Saya tidak tahu alasannya, kenapa mereka tidak hadir, karena saya telpon tidak diangkat,” singkatnya.
Berdasarkan keterangan beberapa kepala OPD, mereka hadir sesuai jadwal undangan, sementara Pj Bupati Mubar hadir sekitar pukul 17.00 WITA.
Pj Bupati Mubar akhirnya menunggu di ruangan Sekwan Mubar selama dua jam lebih hingga rapat paripurna diskorsing.
Untuk diketahui, 13 anggota DPRD Mubar yang hadir pada rapat paripurna pengambilan keputusan atas laporan keterangan pertanggungjawaban Pj Bupati Mubar adalah, sebagai berikut :
1. Munarti dari Partai Nasdem 2. Musliadi, dari Partai Nasdem 3. La Ode Sariba, dari Partai Nasdem 4. Anton Saye dari Partai Nasdem 5. Samad A Syamsur dari Partai Nasdem 6. Sitti Aisah Maliawati dari Partai Nasdem 7. Rafiudin dari Partai PDIP 8. Made Wastawa dari partai PDIP 9. Agung Darma Wakil ketua dari partai Demokrat 10. Baitul Makmur, dari partai Demokrat 11. Nawaji, dari partai Gerindra 12. La Ode Amin dari Partai PKB 13. Supu Alimin, dari Partai Golkar.
Sementara anggota legislatif yang absen:
1. Wa Ode Sitti Sariani (Nasdem) Ketua DPRD Mubar 2. Alibadin Fiihi (Nasdem) 3. Nur Aisyah Ilyas (Nasdem ) 4. Uking Djasa (Golkar) Wakil Ketua II DPRD Mubar 5. La Kudja (Golkar) 6. La Ode Thalib (PAN) 7. Rahman (PPP).
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaKronologi Suami Grebek Istri Ngamar Bareng Oknum Propam Polda Sultra
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







