Belum Produksi, Tiga IUP Silika di Kendari Hanya Boleh Eksplorasi


Kendari - Kota Kendari kini memiliki tiga Izin Usaha Pertambangan (IUP) tambang pasir silika di Kecamatan Nambo. Ketiganya dimiliki PT Asri Nambo Perkasa, PT Citra Moramo Sejahtera, dan PT Pacifik Nambo Sejahtera.
Kepala Dinas ESDM Sultra, Andi Azis, melalui Kabid Minerba, Muhammad Hasbullah Idris, membenarkan hal tersebut saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (15/8).
“Iya, ada tiga IUP, statusnya sudah eksplorasi,” katanya.
Hasbullah menjelaskan, penerbitan IUP tersebut telah memenuhi peraturan pemerintah.
“Berdasarkan peraturan menteri ESDM terkait pencadangan wilayah, itu hanya mensyaratkan rekomendasi dari pemerintah, dalam hal ini pemerintah Kota Kendari. Mau sudah atau belum ada perda, itu bisa, karena syaratnya rekomendasi dari pemerintah kabupaten atau kota,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, sejak 2022, berdasarkan Kepmen ESDM Nomor: 104.K/MB.01/MEM.B/2022 tentang Wilayah Pertambangan Provinsi Sultra, Kecamatan Nambo memiliki potensi pertambangan pasir silika.
“Dulu memang belum ada dasarnya, namun pada tahun 2022, berdasarkan Kepmen ESDM, di Nambo ada potensi. Itulah yang menyebabkan Kota Kendari melakukan penyesuaian tata ruang,” ungkapnya.
Menurutnya, persetujuan masyarakat juga menjadi bagian dari dokumen persyaratan.
“Terkait dampak lingkungan, nanti mesti dilengkapi dengan dokumen lingkungan, AMDAL atau UKL-UPL. Itu nanti kalau status IUP-nya sudah produksi,” bebernya.
Hasbullah menegaskan, meski sudah ada IUP, aktivitas penambangan dan penjualan belum diperbolehkan.
“Tidak boleh ada aktivitas penambangan. Yang boleh hanya aktivitas eksplorasi, seperti pengambilan sampel. Tidak boleh ada aktivitas penjualan,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Berita Berikutnya60 Ribu Alquran Dibagikan di Sulawesi Tenggara
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







