Cukup Lewat Aplikasi, Warga Kini Bisa Periksa Kesehatan Gratis di Puskesmas Ranomeeto


Konawe Selatan - Kemajuan teknologi kini membuka gerbang baru bagi masyarakat Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan untuk merawat kesehatannya. Tanpa harus mengantre panjang atau menghabiskan waktu di ruang tunggu, layanan pemeriksaan kesehatan gratis kini dapat diakses hanya melalui aplikasi Satu Sehat.
Program ini resmi diluncurkan oleh Puskesmas Ranomeeto pada Jumat (21/2) sebagai bagian dari delapan program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Inisiatif ini menjadi angin segar bagi masyarakat dalam memperoleh akses kesehatan yang lebih mudah dan efisien.
Kepala Puskesmas Ranomeeto, dr. Endang Sriwati, menjelaskan bahwa layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini diberikan sebagai hadiah spesial bagi warga yang berulang tahun pada hari pelaksanaan kegiatan—sebuah langkah inovatif untuk mendorong kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini.
“Program ini merupakan bagian dari delapan program prioritas yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit yang mungkin diderita oleh warga,” ujarnya.
Untuk menikmati layanan ini, masyarakat hanya perlu mengunduh aplikasi Satu Sehat, lalu mengisi riwayat kesehatan mereka. Setelah data diverifikasi, tiket pemeriksaan akan muncul di aplikasi dan dapat digunakan untuk mengakses layanan kesehatan gratis di Puskesmas Ranomeeto.
Layanan yang disediakan mencakup skrining kesehatan serta pemeriksaan fisik, seperti pemeriksaan telinga, mata, dan elektrokardiogram (EKG). Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengungkap kondisi kesehatan yang sering kali tersembunyi di balik rutinitas sehari-hari.
Program ini menargetkan bayi yang baru lahir sebagai sasaran utama, memastikan mereka mendapatkan awal kehidupan yang sehat. Namun, masyarakat dewasa dan lanjut usia (lansia) juga dapat memanfaatkan fasilitas ini. Untuk pendaftaran bayi, tenaga kesehatan akan membantu melalui aplikasi ASIK, memastikan setiap anak mendapat perhatian medis yang optimal sejak dini.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan, dr. Ivatria Ishana, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pelayanan kesehatan gratis ini merupakan langkah strategis Kementerian Kesehatan agar semua masyarakat, tanpa terkecuali, dapat menerima pelayanan kesehatan yang optimal. Selain itu, program ini bertujuan untuk lebih mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat tanpa membedakan status sosial atau ekonomi,” jelasnya.
Awalnya, program ini direncanakan berlangsung selama satu bulan. Namun, melihat antusiasme masyarakat dan dampak positifnya, tidak menutup kemungkinan program ini akan diperpanjang atau bahkan dijadikan kebijakan permanen.
Bagi warga Kecamatan Ranomeeto, layanan ini menjadi oase di tengah kesibukan hidup. Hasnawi, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukurnya atas hadirnya program ini.
“Dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami bisa lebih dini mengetahui kondisi kesehatan kami. Setelah diperiksa, saya bisa mengetahui tekanan darah, kadar asam urat, dan gula darah saya. Ini menjadi kontrol bagi saya dalam menjaga pola makan dan kesehatan,” ungkapnya.
Dengan sistem yang lebih modern dan akses yang semakin mudah, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan semakin meningkat.
Seperti pepatah lama, “lebih baik mencegah daripada mengobati,” program ini hadir sebagai jembatan bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatannya sejak dini, sehingga dapat menjalani hidup yang lebih sehat dan berkualitas.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaMichelin Karaoke Didemo Terkait Skandal Seragam SMA
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







