Dana BOS di Muna Barat Diduga Disalahgunakan: Kegiatan Nihil, Laporan Jalan Terus


Muna Barat - Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Muna Barat diduga kuat menyimpang dari ketentuan. Dugaan penyalahgunaan ini mencuat setelah Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Indonesia Sulawesi Tenggara (AMPHI Sultra) menerima laporan dari sejumlah guru terkait ketidaksesuaian antara pertanggungjawaban anggaran dan kondisi nyata di lapangan.
Ketua AMPHI Sultra, Ibrahim, menyebut ada indikasi kuat praktik korupsi yang berlangsung sistematis dan terstruktur. Ia menyoroti laporan kegiatan yang berjalan setiap tahun, meski faktanya tidak ada aktivitas berarti di sekolah.
“Mereka mengeluh setiap tahun tidak ada kegiatan, tapi laporan tetap jalan. Kalaupun ada, hanya sekadar konsumsi rapat. Ini indikasi kuat korupsi terstruktur,” tegas Ibrahim, Sabtu (14/6).
Menurutnya, kondisi sekolah-sekolah di Muna Barat sangat memprihatinkan. Banyak ruang kelas rusak, fasilitas belajar minim, hingga ketiadaan alat peraga pendidikan.
Padahal, kata Ibrahim, anggaran BOS yang diterima sekolah bisa mencapai ratusan juta rupiah setiap tahun. Ia mencontohkan, sebuah sekolah dengan 300 siswa bisa menerima Rp300 juta jika alokasi per siswa Rp1 juta per tahun.
Lebih lanjut, AMPHI juga menyoroti nihilnya kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, OSIS, seni, dan olahraga. Padahal, Petunjuk Teknis (Juknis) BOS secara jelas mengatur alokasi anggaran untuk penguatan karakter dan pengembangan organisasi siswa.
“Kegiatan ekstrakurikuler nyaris tak terlihat. Padahal dananya ada. Ini bukan sekadar soal korupsi anggaran, tapi juga bentuk pembiaran terhadap pembentukan karakter siswa,” ungkapnya.
Ibrahim menegaskan, jika persoalan ini terus dibiarkan, maka hanya ada dua kemungkinan: pembiaran sistemik atau keterlibatan oknum di lingkaran pengambil kebijakan.
AMPHI mendesak aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan, segera turun tangan. Pemeriksaan terhadap kepala sekolah dan operator BOS dinilai penting untuk mengungkap potensi penyimpangan serta menyelamatkan wajah pendidikan daerah.
“Korupsi di sektor pendidikan adalah bentuk pengkhianatan terhadap masa depan anak-anak daerah. Ini tidak bisa ditawar,” tegas Ibrahim.
Ibrahim juga menyinggung kepemimpinan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dan wakilnya, Ali Basa, yang selama ini mengusung visi pembangunan sumber daya manusia unggul.
“Kami menghargai komitmen Pak Bupati dalam mencetak SDM unggul. Tapi kasus ini adalah ujian nyata terhadap komitmen tersebut. Jika dibiarkan, maka cita-cita membangun generasi cerdas hanya akan menjadi slogan kosong,” pungkasnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kepala Dinas Pendidikan Muna Barat, Ahmad Ramadhan, enggan memberikan komentar.
“Saya jangan dulu komentar. Nanti dapat teguran dari bos (Bupati). Muna Barat harus satu pintu lewat Kominfo kalau mau berkomentar,” ujarnya singkat.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaDramatis! Prof. Armid Menang Tipis 1 Suara dalam Pemilihan Rektor UHO 2025–2029
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







