Demi Sabu, Pria di Kendari Tega Jual Motor Teman Sendiri


Kendari – Kepercayaan seorang teman tak jarang menjadi celah bagi aksi kriminalitas. Begitulah yang dialami AS, seorang pengemudi ojek daring di Kendari yang menjadi korban penggelapan oleh rekannya sendiri, AL (26).
Pelaku nekat menjual sepeda motor milik temannya demi mendapatkan uang untuk membeli narkotika jenis sabu.
Aksi nekat ini terungkap setelah Unit 1 Sub III Pidum Satreskrim Polresta Kendari meringkus AL pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Peristiwa bermula pada Rabu (10/6/2026) dini hari, saat korban sedang terlelap di rumahnya. AL datang membangunkan korban dan meminjam sepeda motor Honda Beat Deluxe milik AS dengan alasan ingin membeli rokok.
Korban yang merasa percaya pun menyerahkan kunci kendaraan tersebut, apalagi motor itu rencananya akan digunakan korban untuk bekerja sebagai pengemudi Maxim. Namun, alih-alih kembali, pelaku justru membawa kabur motor tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku membawa motor curiannya ke kawasan Jalan Teporombua. Di sana, ia meminta bantuan rekan lainnya untuk menjual motor tersebut dengan modus mengaku sebagai kendaraan milik keluarganya.
Transaksi ilegal akhirnya terjadi di depan Rumah Sakit Bahteramas, Kelurahan Bende, di mana sepeda motor tersebut dilepas dengan harga Rp4 juta.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan motif di balik tindakan kriminal tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan, uang hasil penjualan motor digunakan pelaku untuk kebutuhan pribadi, termasuk membeli narkotika jenis sabu bersama rekannya," jelas AKP Welliwanto Malau.
Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Mapolresta Kendari.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu buah BPKB sepeda motor Honda Beat Deluxe milik korban dan satu rangkap laporan transaksi finansial Bank BRI terkait hasil penjualan.
Akibat perbuatannya, AL kini terancam hukuman berat dengan sangkaan Pasal 492 dan/atau Pasal 486 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut untuk melacak keterlibatan pihak lain dalam proses penjualan kendaraan hasil kejahatan ini.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaRaih WTP ke-14 dan PAD Melonjak, Pemkot Kendari Sampaikan Ranperda APBD 2025
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







