Difitnah Lecehkan Santri, Pimpinan Ponpes di Muna Barat Tempuh Jalur Hukum


Muna Barat - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Mukhlasin As Saniy di Desa Kasakamu, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Muhammad Jamaludin, resmi mengadukan dua warga ke Polres Muna atas dugaan pencemaran nama baik, Senin (26/5).
Aduan tersebut dilayangkan menyusul beredarnya tudingan bahwa Jamaludin melakukan pelecehan terhadap santrinya sendiri.
Isu itu mulai merebak sejak Februari 2025 dan semakin liar hingga berdampak pada institusi yang ia pimpin.
“Isu ini sampai ke Kanwil Kemenag, sehingga izin operasional pondok pesantren kami yang sedang dalam proses malah ditahan,” ungkap Jamaludin kepada wartawan, Selasa (27/5).
Ia mengaku awalnya memilih untuk tidak menanggapi dan menganggapnya sebagai gosip liar.
Namun semakin hari, isu tersebut terus menyebar luas, bahkan hingga ke lingkungan instansi pemerintah.
“Saya sudah arahkan siapa pun yang merasa jadi korban untuk melapor ke pihak berwajib. Tapi sampai hari ini, tidak ada satu pun laporan resmi terhadap saya,” tegasnya.
Jamaludin menyatakan telah memberikan klarifikasi kepada Kepala Desa setempat serta pihak Kementerian Agama Kabupaten Muna Barat.
Ia pun menyatakan siap menjalani proses hukum jika terbukti bersalah.
Karena merasa dirugikan baik secara pribadi maupun kelembagaan, Jamaludin akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan menyerahkan surat aduan ke kepolisian.
Menurutnya, fitnah tersebut telah merusak reputasinya sebagai pimpinan pondok dan menggoyahkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaganya.
“Harapan saya agar pihak kepolisian serius menangani laporan ini, supaya semuanya terang dan jelas. Kami benar-benar sangat dirugikan,” tutupnya.
Aduan Muhammad Jamaludin kini telah diterima oleh Polres Muna dan menunggu proses tindak lanjut.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPria Lompat dari Jembatan Teluk Kendari Ditemukan Tewas
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







