Dilaporkan Hilang Misterius, Nelayan Asal Kabaena Ditemukan Tewas Mengapung

Sultranesia
1 Min Baca
Dilaporkan Hilang Misterius, Nelayan Asal Kabaena Ditemukan Tewas Mengapung
Misteri hilangnya seorang nelayan di perairan Kabaena, Kabupaten Bombana, akhirnya terjawab. La Parinta (62), warga Dusun Galu, Kabaena Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat dilaporkan hilang saat melaut. Foto: Dok. Basarnas Kendar

Kendari - Misteri hilangnya seorang nelayan di perairan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, akhirnya terjawab. La Parinta (62), warga Dusun Galu, Kelurahan Donggala, Kecamatan Kabaena Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat dilaporkan hilang saat melaut.

Korban ditemukan pada Minggu, 23 Agustus 2026 sekitar pukul 01.35 WITA.

"Korban ditemukan pada 23 Agustus 2026 sekitar pukul 01.35 WITA dalam keadaan meninggal dunia," kata Korpos SAR Baubau, Yayan, dalam keterangannya.

Setelah ditemukan, jasad La Parinta langsung dievakuasi ke darat. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Sebelumnya, La Parinta dilaporkan hilang sejak Sabtu, 22 Agustus 2026. Korban diduga mengalami kecelakaan saat melaut, yakni terjatuh dari longboat yang digunakannya di sekitar perairan Kabaena.

Peristiwa itu bermula pada Sabtu, 22 Agustus 2026 sekitar pukul 09.20 WITA. Saat itu, warga Dusun Galu menemukan sebuah longboat tanpa awak di perairan antara Kecamatan Telaga Raya dan Kecamatan Kabaena Timur.

"Setelah dilakukan identifikasi, longboat tersebut diketahui merupakan milik La Parinta," kata Pelaksana Harian Kepala KPP Kendari, Iwan Gunawan.

Dari informasi yang dihimpun, korban berangkat melaut pada Jumat, 21 Agustus 2026 sekitar pukul 03.00 WITA.

Biasanya, La Parinta kembali ke darat sekitar pukul 20.00 WITA pada hari yang sama. Namun, hingga waktu yang diperkirakan tersebut, korban tak kunjung pulang.

Kekhawatiran keluarga dan warga semakin besar setelah longboat milik korban ditemukan tanpa awak di tengah perairan.

Masyarakat bersama pihak keluarga kemudian bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi ditemukannya longboat tersebut.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. La Parinta ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu dini hari.

Jasad korban kemudian dievakuasi ke darat dan diserahkan kepada keluarga.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaPT CNI Gerak Cepat Atasi Debu Aktivitas Tambang, Intensitas Penyiraman Jalan Ditingkatkan
Bagikan:

Baca Juga