DKPP Soroti Dugaan Etik Serius di Bawaslu Konawe, Ini Kronologinya


Kendari - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) tetap melanjutkan sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik yang menyeret Anggota Bawaslu Kabupaten Konawe, Restu, meskipun pengadu dalam perkara ini telah mencabut laporannya.
Ketua Majelis Sidang, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, menegaskan keputusan tersebut dalam sidang perkara nomor 100-PKE-DKPP/III/2025 yang digelar di Kantor KPU Provinsi Sulawesi Tenggara, Kota Kendari, Jumat (23/5).
“Saya putuskan sidang ini untuk tetap dilanjutkan karena perkara ini sudah diregister dan isunya sangat penting untuk menjaga kehormatan penyelenggara pemilu serta tidak terjadi simpang siur terkait perkara ini,” tegas Raka Sandi.
Perkara ini bermula dari aduan Rasmita terhadap Restu, yang dituding telah melakukan penipuan dalam pemesanan atribut kegiatan Apel Siaga Bawaslu Konawe senilai Rp200 juta.
Namun, saat sidang dimulai, Rasmita menyampaikan keinginan untuk mencabut laporan.
“Mohon maaf saya baru menyampaikan pencabutan aduan hari ini, karena permasalahan ini sudah saya selesaikan bersama teradu dan tidak ada paksaan dari pihak manapun,” ujar Rasmita di hadapan majelis.
Meski demikian, DKPP mengacu pada Peraturan DKPP Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Beracara Kode Etik Penyelenggara Pemilu yang menyatakan bahwa pencabutan laporan tidak wajib dikabulkan bila perkara sudah teregistrasi.
Restu, sebagai teradu, membantah seluruh dalil yang disampaikan pengadu. Ia mengakui adanya pembahasan internal terkait rencana kegiatan Apel Siaga, namun menegaskan tidak pernah memesan atribut secara resmi.
“Saya kaget karena cepat sekali barang dari Jakarta langsung dikirim ke Konawe, sementara agenda Apel Siaga pun belum dibahas dalam pleno pimpinan,” ujar Restu.
Ia juga menyampaikan bahwa pengadu selaku penyedia barang bertindak tanpa persetujuan Bawaslu secara kelembagaan.
Saat barang dikirim, dirinya meminta kelengkapan administrasi perusahaan pengadu untuk diserahkan ke Sekretariat Bawaslu. Namun, menurutnya, proses itu terhambat.
“Terdapat kendala dikarenakan Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Konawe terkesan tertutup dan tidak ada koordinasi kepada seluruh Anggota Bawaslu Kabupaten Konawe terkait hal tersebut,” jelas Restu.
Ia menambahkan bahwa seluruh anggota Bawaslu Konawe akhirnya sepakat dalam rapat pleno untuk membatalkan kegiatan Apel Siaga.
“Jadi beberapa baju dan topi tersebut sekarang masih berada di rumah saudara saya dan telah mengirimkan dana pembayaran terhadap barang yang diambil sebesar 12 juta rupiah,” ungkapnya.
Sidang ini dipimpin langsung oleh Ketua Majelis, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dan didampingi tiga anggota Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Sulawesi Tenggara, yakni Syafril Kasim (unsur masyarakat), Hazamuddin (unsur KPU), dan Indra Eka Putra (unsur Bawaslu).
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaSultra Target Bentuk 2.285 Koperasi Merah Putih, Deadline Ketat Akhir Mei!
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







