DPRD Kolaka Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup PT Pama: Warga Lokal Tersisih?


Kolaka - Proses rekrutmen tenaga kerja oleh PT Pama Persada Nusantara disorot tajam oleh DPRD Kolaka. Anggota Komisi III, Firlan Alimsyah, menuding perusahaan tambang tersebut melaksanakan seleksi secara lamban, tertutup, dan tidak berpihak pada warga lokal.
Firlan menyebut, hingga pertengahan Juli 2025, belum ada kejelasan hasil verifikasi berkas yang dilakukan sejak Juni bersama Dinas Tenaga Kerja Kolaka.
“Yang aneh, hingga saat ini belum ada informasi lanjutan dari hasil verifikasi berkas itu,” tegas Firlan, Jumat (18/7).
Ia menyoroti masih tingginya angka pengangguran di Kolaka, sementara PT Pama membuka 4.000 posisi kerja. Namun, pelamar membludak hingga hampir 10.000 orang.
Firlan mencurigai mayoritas pelamar bukan berasal dari warga lokal, melainkan tenaga kerja dari perusahaan lain yang dialihkan.
“Penerimaan ini seharusnya fokus pada warga Kolaka yang memang belum memiliki pekerjaan,” ujarnya.
Politisi muda yang juga Ketua Pemuda Muhammadiyah Kolaka itu menyesalkan tes wawancara kerja yang dilakukan secara tertutup dan tanpa melibatkan pemerintah daerah.
“Pihak perusahaan sudah melakukan tes wawancara secara tertutup tanpa pengumuman resmi dan tidak melibatkan tim dari Pemda. Ini janggal,” katanya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memastikan DPRD akan memanggil manajemen PT Pama untuk meminta data lengkap serta jadwal seluruh tahapan rekrutmen.
Ia juga mendesak agar warga dari wilayah lingkar tambang, yakni Kecamatan Wundulako, Baula, dan Pomalaa, diprioritaskan.
“Sikap dan komitmen perusahaan harus jelas. Jangan sampai warga lokal hanya jadi penonton di tengah aktivitas pertambangan yang berlangsung di tanah mereka sendiri,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaBupati Muna Barat Siapkan Beasiswa dan Hibah Tanah untuk Kampus ITBKM
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







