DPRD Kolaka Timur Matangkan Empat Raperda Inisiatif Melalui FGD di Kendari


Kendari - DPRD Kabupaten Kolaka Timur terus memperkuat langkah legislasi daerah melalui penyusunan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif yang dinilai strategis bagi peningkatan kualitas sosial dan budaya masyarakat.
Proses tersebut dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) penyusunan naskah akademik dan rancangan peraturan daerah yang digelar selama dua hari, 30–31 Oktober 2025, di Hotel Plaza Inn, Jalan Antero Hamra, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.
Empat Raperda tersebut masing-masing mengatur tentang pemajuan kebudayaan daerah, kawasan tanpa rokok, perlindungan guru, dan fasilitas pondok pesantren.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kolaka Timur, Juslan Efendy Kadir, menegaskan bahwa empat Raperda ini merupakan bentuk komitmen DPRD dalam menghasilkan regulasi yang berpihak pada masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap Raperda memiliki manfaat langsung bagi masyarakat serta mampu memperkuat tata kelola dan pembangunan manusia di Kolaka Timur,” ujar Juslan, Jumat (31/10).
Dalam penyusunan naskah akademik dan draf awal Raperda tersebut, DPRD Kolaka Timur bekerja sama dengan Cendekia Legal Research, lembaga riset hukum yang berpengalaman di bidang perancangan kebijakan publik.
Direktur Cendekia Legal Research, Muh. Ramadan Kiro, yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO), menjelaskan bahwa proses penyusunan dilakukan dengan pendekatan ilmiah dan partisipatif.
“Setiap Raperda kami rumuskan berdasarkan kajian filosofis, yuridis, dan sosiologis agar produk hukum yang lahir benar-benar aplikatif dan sesuai kebutuhan daerah,” jelas Ramadan.
FGD ini menjadi bagian awal dari proses penyusunan kebijakan sebelum masuk ke tahap pembahasan resmi di DPRD.
Melalui forum tersebut, DPRD Kolaka Timur berharap keempat Raperda inisiatif ini dapat menjadi instrumen hukum yang memperkuat nilai budaya, meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, serta memberikan perlindungan bagi lembaga keagamaan di daerah.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaAurell, Model Cilik Asal Sultra Borong 3 Penghargaan Indonesian Kids Of The Years 2025
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







