DPRD Muna Barat Susun Perda Kawasan Tanpa Rokok, Ini 8 Zona yang Akan Dilarang


Muna Barat - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna Barat bersama Cendekia Legal Research mulai menyusun regulasi tegas terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR) melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Rabu (19/11) di ZZ Resto Coffee dan Pemancingan Matakidi, Desa Barangka, Kecamatan Barangka.
FGD ini menghadirkan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Muna Barat La Ode Sariba, Direktur Cendekia Legal Research Muh. Ramadhan Kiro, sejumlah anggota dewan, pejabat perangkat daerah, tokoh masyarakat, hingga para kepala desa.
La Ode Sariba menegaskan bahwa penyusunan Perda KTR merupakan kebutuhan mendesak untuk melindungi kesehatan masyarakat dan memastikan ruang publik yang lebih layak bagi seluruh warga.
“Perda ini harus menjadi komitmen bersama. Kita ingin masyarakat Muna Barat, terutama anak-anak dan pelajar, terlindungi dari paparan asap rokok di ruang publik,” ujarnya.
Ia berharap regulasi tersebut dapat segera diselesaikan dan masuk tahap pembahasan legislatif untuk ditetapkan sebagai payung hukum yang memiliki kekuatan operasional.
“Kami ingin Perda ini benar-benar operasional dan bisa diterapkan di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Cendekia Legal Research Muh. Ramadhan Kiro menekankan pentingnya penggunaan kajian ilmiah dalam setiap pasal yang dirumuskan agar regulasi benar-benar memenuhi standar kesehatan nasional.
“Setiap pasal yang dirumuskan harus berbasis kajian. Regulasi KTR bukan untuk membatasi, tetapi untuk menata ruang agar lebih sehat dan sesuai standar kesehatan nasional,” katanya.
Dalam pembahasan, peserta FGD menyepakati delapan kawasan prioritas yang wajib bebas dari aktivitas merokok, yakni:
1. Fasilitas pelayanan kesehatan
2. Tempat proses belajar mengajar
3. Tempat anak bermain
4. Tempat ibadah
5. Angkutan umum
6. Tempat kerja
7. Tempat umum
8. Tempat lain sesuai penetapan lebih lanjut melalui peraturan bupati
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk mempercepat lahirnya Perda Kawasan Tanpa Rokok sebagai instrumen edukasi dan perlindungan kesehatan masyarakat Muna Barat.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaKKP Segel Tiga Jetty Tambang di Konut dan Konsel, Ini Daftarnya
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







