Dukung Asta Cita Presiden, Polres Konsel Resmikan Gudang Ketahanan Pangan

Sultranesia
1 Min Baca
Dukung Asta Cita Presiden, Polres Konsel Resmikan Gudang Ketahanan Pangan
Polres Konawe Selatan meresmikan pengoperasian Gudang Ketahanan Pangan yang berlokasi di Desa Basala, Kecamatan Basala, pada Kamis (11/9) pagi. Foto: Dok. Istimewa.

Konawe Selatan - Polres Konawe Selatan meresmikan pengoperasian Gudang Ketahanan Pangan yang berlokasi di Desa Basala, Kecamatan Basala, pada Kamis (11/9) pagi.

Peresmian dipimpin langsung Kapolres Konsel AKBP Febry Sam, didampingi Waka Polres Kompol Fitrayadi, serta dihadiri perwakilan Pemerintah Daerah dan Bulog Konsel.

Acara dimulai dengan pengguntingan pita serta penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara Polres Konsel dengan Perum Bulog Cabang Bombana selaku pengelola gudang. Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Pangan Murah Polri berupa pasar beras murah di halaman gudang.

AKBP Febry Sam menjelaskan, keberadaan gudang ini merupakan langkah Polres Konsel dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI, khususnya terkait swasembada pangan.

Menurutnya, gudang tersebut diharapkan menjadi solusi bagi para petani jagung di Konawe Selatan yang selama ini kesulitan penyimpanan hasil panen.

“Bulog di Konawe Selatan belum memiliki gudang penyimpanan khusus, terutama untuk jagung. Karena itu, kami berinisiatif memanfaatkan gudang milik Pemkab Konsel yang sudah lama tidak difungsikan. Alhamdulillah, Bupati Konsel merespons positif dan memberikan izin pinjam pakai kepada Polres,” ujarnya.

Lebih lanjut, Polres Konsel menggandeng Perum Bulog melalui MOU agar gudang ini benar-benar berfungsi untuk menampung dan membeli hasil panen masyarakat. Dengan begitu, petani tidak perlu lagi khawatir soal pemasaran jagung mereka.

“Bulog siap membeli hasil panen. Jika masyarakat kesulitan menghubungi petugas Bulog, silakan meminta bantuan kepada polisi terdekat untuk difasilitasi,” imbuh Kapolres.

Dengan adanya gudang ketahanan pangan ini, Polres Konsel berharap ketersediaan pangan masyarakat lebih terjamin, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaProyek Labkesmas Rp12,86 Miliar di Muna Barat Bermasalah, ULP Diduga Lalai
Bagikan:

Baca Juga