Dump Truck Ore Nikel Tabrak Motor di Konawe, PMII Desak PT ST Nikel Ditindak


Konawe - Kecelakaan lalu lintas yang diduga melibatkan mobil dump truck pengangkut ore nikel dan seorang pengendara motor di Desa Amosilu, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Jumat (15/8) malam, memicu kecaman keras dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Kendari.
Ketua Cabang PMII Kota Kendari, Muhammad Ikbal Laribae, menegaskan insiden ini membuktikan adanya kelalaian perusahaan tambang dalam menjalankan aktivitasnya.
“Hauling PT ST Nikel telah memakan korban. Kami mendesak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara untuk segera mencabut izin penggunaan jalan umum bagi perusahaan tersebut,” kata Ikbal, Sabtu (16/8).
Investigasi sementara menunjukkan, PT ST Nikel memperoleh dispensasi penggunaan jalan umum dari Kementerian PUPR melalui BPJN Sultra. Dispensasi tersebut memuat aturan ketat, termasuk pembatasan waktu operasi dan jarak antar kendaraan. Namun, PMII menilai aturan itu dilanggar di lapangan.
“Bukan hanya melanggar ketentuan surat dispensasi, PT ST Nikel juga kami duga melakukan hauling dengan muatan over load dan over dimensi,” ungkap Ikbal.
Di sisi lain, aparat kepolisian yang berada di lokasi kecelakaan memberikan keterangan berbeda. Kanit Lantas Polsek Sampara, AIPTU Thomas, membenarkan bahwa dump truck yang terlibat kecelakaan sedang mengangkut ore nikel.
“Oh iya betul muatan ore,” singkat Thomas.
Namun ketika ditanya lebih lanjut mengenai kepemilikan kendaraan, ia mengaku tidak mengetahui dengan pasti.
“Saya ndak tau persis,” ujarnya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Lantas Polres Konawe, IPDA Andi Mappangara, menjelaskan akibat kecelakaan tersebut, pengendara motor mengalami luka serius.
“Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut pengendara sepeda motor mengalami luka dan dirawat di Puskesmas Pondidaha kemudian dirujuk ke RSUD Kabupaten Konawe,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT ST Nikel belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan pelanggaran dan kecelakaan yang menimpa warga tersebut.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaGeger Warga Konsel Temukan Motor dan Mayat Seorang Pria, Polisi Bilang Begini
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







