Efisiensi Anggaran Muna Barat Dipotong Rp 131 Miliar di 2026, Bupati Darwin Tak Pusing


Kendari - Kebijakan efisiensi pemerintah pusat berdampak pada pemotongan anggaran transfer ke daerah. Tak terkecuali Kabupaten Muna Barat (Mubar) yang dipotong Rp 131 miliar pada 2026. Namun, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengaku tidak pusing dengan pemotongan tersebut.
Darwin mengaku tidak mempermasalahkan efisiensi anggaran, sebab menurutnya anggaran yang kembali ke daerah jauh lebih besar dalam bentuk program.
"Saya pada prinsipnya tidak pernah mempersoalkan adanya efisiensi, karena kalau kita hitung-hitung sebenarnya yang dikurangi itu lebih banyak kembali ke daerah," kata Darwin saat ditemui di Kendari, Jumat (6/3).
"Tentu (anggaran yang kembali ke daerah) dalam bentuk beberapa program, misalnya infrastruktur ada Inpres Jalan Daerah, ada Inpres Irigasi, kemudian ada program MBG, koperasi Merah Putih, dan sebagainya," imbuhnya.
Darwin mencontohkan di daerahnya, anggaran tahun ini dipotong Rp 131 miliar. Namun jika dihitung kembali, anggaran yang kembali justru jauh lebih besar dari yang dipotong.
"Kalau kita hitung-hitung, seperti saya di Kabupaten Muna Barat, yang berkurang pada 2026 ini Rp 131 miliar, tetapi sebenarnya yang kembali melebihi dari angka itu," kata dia.
Ketua DPD I Golkar Sulawesi Tenggara ini menyebutkan, untuk menyiasati pemotongan anggaran tersebut dibutuhkan kemampuan kepala daerah dalam melobi program ke pemerintah pusat.
"Sekarang tergantung pintar-pintarnya kita sebagai kepala daerah melakukan komunikasi dan lobi dengan pemerintah pusat agar program masuk ke daerah masing-masing, baik itu ke provinsi maupun ke kabupaten atau kota," katanya.
Darwin pun menegaskan bahwa pemotongan anggaran tidak terlalu berpengaruh bagi dirinya sebagai kepala daerah. Justru hal itu menjadi pelecut semangat untuk menggali potensi daerah.
"Kalau saya tidak ada pengaruh, justru memacu semangat kita untuk berpikir bagaimana mengakomodir aspirasi masyarakat di tengah anggaran terbatas dan kemampuan lobi kita ke pemerintah pusat agar memberi anggaran ke daerah kita masing-masing," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaAirAsia Rute Makassar-Kendari Terbang Perdana di Langit Bumi Anoa
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







