Gaji ASN Meningkat, Proyek Infrastruktur Muna Barat Terancam Mandek


Muna Barat - Pemerintah Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan anggaran setelah pengangkatan 1.700 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2024.
Kebijakan ini, meskipun memberikan peluang kerja bagi masyarakat, berdampak signifikan pada pemangkasan anggaran infrastruktur publik yang kini hanya tersisa Rp42 miliar untuk tahun 2025.
Sekretaris Daerah Muna Barat, LM. Husein Tali, menegaskan bahwa pengangkatan ASN dan PPPK merupakan amanat peraturan perundang-undangan dan kebijakan pemerintah pusat. Proses rekrutmen ini telah berjalan sejak 2022 dan diterapkan secara nasional.
“Ini bukan kebijakan tiba-tiba. Semua daerah menjalankannya,” ujar Husein Tali, Kamis (30/1).
Namun, kebijakan tersebut membawa konsekuensi finansial yang berat bagi daerah. Awalnya, pemerintah pusat berjanji menanggung gaji PPPK melalui Dana Alokasi Umum (DAU).
Nyatanya, hanya 30% yang dibiayai APBN, sementara 70% sisanya menjadi tanggungan APBD Muna Barat.
“Ini menjadi beban baru bagi daerah,” tambah Husein.
Asisten II Sekretariat Pemkab Muna Barat, Muhammad Naazirun, mengungkapkan bahwa untuk mengangkat 1.700 ASN melalui jalur CPNS sebanyak 260 orang dan PPPK 1.440 orang, Pemkab Muna Barat membutuhkan anggaran sekitar Rp84 miliar. Sementara itu, APBD Muna Barat hanya mencapai Rp600 miliar lebih.
“Tahun 2025 ini, anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Muna Barat tersisa Rp42 miliar. Tapi kami pemerintah tak pernah keberatan mengangkat masyarakat kita menjadi ASN,” tegas Naazirun.
Dengan anggaran infrastruktur yang terbatas, proyek-proyek pembangunan di Muna Barat terancam mandek. Masyarakat diharapkan memahami situasi ini dan mendukung upaya pemerintah dalam mencari solusi terbaik untuk kesejahteraan bersama.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPencemaran Kian Parah, DPRD Sultra Didesak Hentikan Aktivitas PT TBS
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







