Gerak Cepat Bupati Koltim Perbaiki Jembatan Penghubung Antar Kabupaten


Kolaka Timur - Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan untuk memperbaiki jembantan penghubung Kabupaten Kolaka Timur dan Konawe Selatan, yang berada di Kecamatan Lambandia, Koltim.
Kini, jalan yang kondisinya dulu menghawatirkan, dan sering terjadi kecelakaan bahkan tidak layak untuk dilalui, kini kokoh dan nyamam.
Para pengendara baik roda dua dan roda empat, kini bahagia melalui jembatan ini. Walaupun kondisi jembatan yang dibuat dari paduan beton, besi dan kayu itu, namun ini sudah sangat membantu untuk jalur transportasi dua kabupaten. Apalagi mayoritas dilalui para petani sawah dan pengusaha atau pembeli gabah kering saat musim panen, yang berasal dari Koltim.
Plt Kadis PU Koltim, Arisman, mengatakan sebenarnya jembatan ini memiliki status jembatan provinsi. Yang seluruh desain, pembangunan, perawatan maupun perbaikan seperti ini, merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Termaksud anggaran dari tiga aspek tersebut. Hanya saja kata dia, Bupati Koltim, Abd Azis, menuntut mereka di Dinas PU kabupaten agar peka terhadap kondisi daerah. Tidak harus menunggu pemerintah provinsi untuk turun memperbaiki jembatan Lambandia.
"Sehingga kami merasa ini pikiran sangat luar biasa dari bupati. Pak bupati bilang ke saya, bahwa kalau menunggu provinsi perbaiki ini jembatan, belum tentu akan cepat. Jangan tunggu korban jatuh di jembatan lalu kita perbaiki, ini kata bupati. Tidak boleh begitu katanya. Makanya dengan anggaran yang ada di kabupaten, kita pakai belanja balok dan kebutuhan bahan-bahan lain, alhamdulillah jembatan lambandia tuntas kita renovasi. Masyarakat akhirnya nyaman kita lihat jalan disini," kata Arisman.
Arisman mengatakan, apapun itu yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat soal infrastruktur khususnya jalan dan jembatan di Koltim, pihaknya selalu pro aktif melakukan pembangunan dan perbaikan. Selain jembatan Lambandia, saat ini tercatat sudah ada beberapa yang dikerjakan olehnya atas perintah bupati. Terakhir jalan Ambapa di Kecamatan Tinondo.
Sementara itu, Bupati Koltim, Abd Azis, menerangkan bahwa ia tidak mau berpikir panjang soal keluhan masyarakat. Apalagi jembatan Lambandia, kondisinya sudah sangat mendesak untuk diperbaiki. Azis menjelaskan, dalam contoh kasus, kalau misalkan dalam satu tanggung jawab kewenangan, seperti jembatan lambandia, statusnya adalah menjadi tanggung provinsi tetapi warga Koltimlah yang menikmatinya, maka disitu juga ada tanggung jawabnya.
"Kalai bisa dikerja oleh kabupaten tidak perlu tunggu tunggu provinsi. Karena yang melintasi jembatan itu juga adalah warga saya, maka secara tanggung jawab saya juga punya. Biar itu jembatan kewenangannya PBB atau Planet, tetap saya harus kerjakan, karena warga saya yang menikmatinya. Warga saya yang melintasi. Setelah direnovasi ini, barulah kita hadap Gubernur dan kadis-kadis di provinsi, minta agar dikerjakan. Artinya kita mulai dari kita dulu," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, warga yang melintasi jembatan Lambandia, menuturkan, tentunya yang melintasi jembatan ini merasa bahagia dan tidak takut lagi melintas. Karena kondisi rusaknya jembatan sudah bertahur-tahun tak kunjung diperbaiki.
"Saya bersyukur ini jembatan sudah diperbaiki. Kita harap kondisi jembatan ini tidak lagi menggunakan balok, tapi kalau bisa keseluruhan dibeton. Tapi ini sudah sangat membantu kami dalam beraktivitas," kata Astuti.
Penulis: Egi
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaABK Meregang Nyawa Terkana Roda Gila Mesin Kapal di Wakatobi
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







