Jaelani Dorong UMKM Kayu Sultra Kantongi Sertifikat SVLK untuk Tembus Pasar Ekspor


Kendari – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra), Jaelani, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kehutanan mengantongi sertifikat Standar Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) agar produk olahan kayu lokal mampu menembus pasar ekspor.
Dorongan tersebut disampaikan Jaelani dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) SVLK yang digelar bagi pelaku UMKM kehutanan di Kota Baubau dan Kota Kendari. Kegiatan di Baubau berlangsung pada Minggu (20/9/2026), sedangkan di Kendari digelar Senin (21/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Jaelani dengan Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah XV Makassar Kementerian Kehutanan. Bimtek difokuskan pada penguatan pemahaman pelaku usaha mengenai standar legalitas bahan baku dan tata kelola produk kayu.
Jaelani mengatakan potensi industri kehutanan dan olahan kayu di Sultra cukup besar, tetapi sebagian pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam memenuhi persyaratan sertifikasi akibat keterbatasan informasi dan pemahaman mengenai prosedur pengurusan.
“Bimtek SVLK ini hadir sebagai wujud komitmen kami untuk mendorong UMKM kehutanan di Sulawesi Tenggara naik kelas,” kata pria yang akrab disapa Bang Jay itu, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, sertifikat SVLK dapat memberikan kepastian terhadap legalitas produk kayu sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal ketika masuk ke pasar yang mensyaratkan legalitas dan ketertelusuran bahan baku.
Namun, Jaelani menegaskan sertifikasi bukan berarti pelaku usaha bebas mengabaikan aspek kelestarian hutan. Kepatuhan terhadap aturan dalam pengolahan dan pemanfaatan kayu tetap menjadi kewajiban setiap pelaku usaha.
“Meski telah mendapatkan sertifikat SVLK, para pelaku UMKM harus tetap patuh pada peraturan perundang-undangan dalam pengolahan kayu dalam hal kelestarian hutan,” paparnya.
Dalam bimtek tersebut, perwakilan BPHL Wilayah XV Makassar memberikan materi teknis mengenai pendataan, persyaratan dokumen legalitas kayu, hingga tata kelola hutan lestari. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai lacak balak atau traceability bahan baku kayu.
Materi tersebut menjadi penting bagi pelaku usaha karena ketertelusuran bahan baku berkaitan dengan kepastian asal-usul kayu yang digunakan dalam proses produksi. Sistem tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung praktik industri kayu yang sesuai ketentuan.
Para pelaku UMKM dari Baubau dan Kendari juga menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi dalam rantai pasok industri kayu. Diskusi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk memperoleh penjelasan langsung mengenai aspek administrasi dan persyaratan SVLK.
Jaelani berharap kolaborasi dengan BPHL Wilayah XV Makassar dapat memperkuat ekosistem usaha kehutanan di Sultra sehingga produk olahan kayu lokal tidak hanya memenuhi aspek legalitas, tetapi juga memiliki daya saing ekonomi dan peluang pasar yang lebih luas.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaKejar PBB dan BPHTB, Kendari Siapkan Sistem Baru Berbasis Data Pertanahan
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







