Jangan Kaget! Tiga Bulan Lagi Tarif Feri Tondasi-Torobulu Akan Disesuaikan


Muna Barat - Tarif penyeberangan feri di lintasan Tondasi-Torobulu akan mengalami penyesuaian dalam tiga bulan ke depan. Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhamad Rajulan, menjelaskan bahwa saat ini tarif masih mendapat subsidi dari Pemerintah Kabupaten Muna Barat.
Namun, setelah tiga bulan, subsidi tersebut akan dicabut, sehingga tarif kembali ke harga normal.
“Jadi, tiga bulan ke depan subsidi ini dicabut dan akan kembali ke tarif normal. Tolong seluruh masyarakat ketika tiba-tiba tarif saat ini dan tiga bulan ke depan berbeda, itu bukan kenaikan tarif tetapi penyesuaian tarif karena subsidinya sudah dicabut,” ujar Rajulan, Jumat (28/3).
Feri yang melayani rute ini adalah KMP Pulau Rubia, kapal jenis landing craft tank (LCT) yang mampu mengangkut kendaraan dan penumpang dalam jumlah besar. Keberadaan feri ini menjadi solusi bagi masyarakat yang sebelumnya hanya bisa menyeberang ke Kasipute, Bombana, dengan jadwal terbatas dua kali seminggu.
Dengan adanya rute Tondasi-Torobulu yang beroperasi setiap hari, mobilitas warga menjadi lebih mudah dan efisien.
Subsidi tarif ini merupakan kebijakan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengandalkan transportasi laut.
Program ini juga sejalan dengan 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR)-Hugua, serta Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat, La Ode Darwin-Ali Basa.
Awalnya, banyak pihak meragukan rute ini bisa beroperasi dalam waktu kurang dari satu bulan, tetapi kerja keras pemerintah daerah berhasil mewujudkannya sebelum Lebaran.
General Manager PT ASDP Cabang Baubau, Jamaluddin, menegaskan bahwa ASDP siap melayani rute ini setiap hari, meskipun nantinya tarif akan disesuaikan.
“Saat ini masih disubsidi oleh Pemda, tetapi ke depan, saya optimis rute ini bisa menjadi jalur komersial. ASDP sebagai perusahaan milik negara siap melayani jalur penyeberangan Tondasi-Torobulu setiap hari,” ujarnya.
Dengan adanya penyesuaian tarif ini, masyarakat diharapkan memahami bahwa perubahan harga bukan karena kenaikan tarif, melainkan akibat berakhirnya masa subsidi dari Pemerintah Kabupaten Muna Barat.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaAksi Cepat Polres Konawe Utara! Pohon Tumbang Dievakuasi, Jalan dan Listrik Kembali Pulih
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







