Jemaah Haji Konawe Tak Perlu Pikirkan Biaya Transportasi, Pemkab Siap Bantu!


Konawe - Jemaah haji asal Kabupaten Konawe kini dapat melangkah menuju Tanah Suci tanpa terbebani biaya transportasi lokal. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe memastikan akan menanggung biaya perjalanan dari Konawe menuju Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sebesar Rp1 juta untuk perjalanan pergi-pulang (PP).
Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, menegaskan komitmen ini sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang akan menunaikan rukun Islam kelima.
“Saya sudah berdiskusi dengan bupati dan sekretaris kabupaten (Sekab). Intinya, sedapat mungkin ada bantuan dari Pemkab Konawe untuk para jemaah kita yang akan memenuhi undangan Allah SWT di tahun 2025. Insya Allah nanti pada persiapan pemberangkatan, Pemkab akan membantu Rp 1 juta untuk setiap jemaah haji,” ujar Syamsul Ibrahim, Senin (17/3).
Wacana ini bukan sekadar angin surga. Pemerintah mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Pasal 36 dalam regulasi tersebut mengamanatkan bahwa transportasi jemaah haji dari daerah asal ke embarkasi dan sebaliknya, termasuk akomodasi serta konsumsi, menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Meski saat ini Pemkab Konawe belum memiliki regulasi daerah (Perda) khusus terkait bantuan ini, Syamsul memastikan bahwa kebijakan tersebut tetap akan berjalan.
“Poin penting dari peraturan tersebut adalah pemberian bantuan biaya transportasi dari daerah ke embarkasi dan sebaliknya, pelayanan bagasi, serta konsumsi jemaah. Sehingga ke depan alokasinya dari APBD Konawe,” tutupnya.
Keputusan ini menjadi angin segar bagi calon jemaah haji Konawe. Di tengah persiapan spiritual yang membutuhkan ketenangan batin, mereka kini tak perlu lagi memikirkan biaya perjalanan menuju embarkasi. Langkah mereka menuju Baitullah semakin ringan, tanpa beban finansial yang menghambat.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaCek Kesehatan Tanpa Biaya! Polresta Kendari Gelar Pemeriksaan Gratis
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







