Kap Motor Hancur, Kaca Mobil Pecah: Ini Kronologi Pengrusakan di Kendari!


Kendari - Sebuah aksi pengrusakan terjadi di Jl. Chairil Anwar Lorong Lakada, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Kamis (22/5) malam.
Kap sebuah sepeda motor Honda Beat berwarna merah dengan nomor polisi DT 6947 EE rusak, sementara kaca depan mobil Suzuki Jimny pecah akibat serangan sekelompok orang tak dikenal yang diduga membawa senjata tajam.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.55 WITA. Korban, berinisial I (41), baru saja pulang dari tempat kerja bersama temannya dan hendak menutup pagar workshop miliknya.
Namun tiba-tiba, sekitar sepuluh motor masuk dari arah Lorong Lakada dan seorang di antaranya terlihat membawa parang.
“Melihat mereka datang dengan membawa parang, korban dan temannya langsung lari kembali ke dalam workshop dan meninggalkan kendaraan di depan pagar,” ujar Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Nirwan Fakaubun, Minggu (25/5).
Setelah situasi dinilai aman, korban kembali ke luar dan mendapati kendaraannya dalam kondisi rusak.
“Kap motor korban rusak, dan kaca mobil Suzuki Jimny miliknya pecah. Tidak jauh dari lokasi ditemukan sebilah parang berwarna biru yang kemudian diamankan sebagai barang bukti,” lanjut AKP Nirwan.
Setelah dilakukan penyelidikan cepat, Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari bersama Unit Intelkam berhasil menangkap empat orang terduga pelaku: MI als I (18), LB als B (18), D (20), dan PM (19) di lokasi berbeda di Kota Kendari pada Sabtu (24/5) dini hari, sekitar pukul 03.00 WITA.
“Hasil interogasi, MI als I mengakui bahwa parang yang ditemukan di TKP adalah miliknya. Ia juga mengaku mengayunkan parang ke sepeda motor sebanyak dua kali hingga rusak,” jelas Nirwan.
Lebih lanjut, aksi pengrusakan tersebut dilakukan sebagai bentuk balas dendam atas kejadian penganiayaan yang sebelumnya menimpa rekan pelaku.
Saat ini, polisi masih memburu pelaku lain yang turut serta namun belum diketahui identitasnya.
“Para pelaku sudah diamankan di Satreskrim Polresta Kendari untuk proses hukum lebih lanjut,” tutup AKP Nirwan Fakaubun.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaAnak Muda Kendari Wajib Tahu! Ini Tempat Nongkrong Sekaligus Cetak Atlet Biliar
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







