Kasus ISPA di Kota Baubau Meningkat Pesat Akibat Asap Karhutla


Kendari - Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), meningkat tajam akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota Baubau menerapkan pembelajaran dalam jaringan (daring) bagi siswa jenjang TK, SD, hingga SMP mulai Selasa (20/10/2026).
Kebijakan ini diambil menyusul memburuknya kualitas udara yang dinilai berisiko terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak sekolah.
Wali Kota Baubau, H Yusran Fahim, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pemerintah memantau kondisi kesehatan warga di sejumlah puskesmas.
Hasil pemantauan menunjukkan jumlah pasien ISPA yang diduga berkaitan dengan paparan asap karhutla mengalami peningkatan signifikan.
"Kondisi ini sudah merupakan keadaan yang tidak sehat untuk masyarakat. Setelah kita pantau di beberapa puskesmas, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat asap ini meningkat tajam, bahkan di satu puskesmas ada yang menangani hingga 100 pasien per hari," kata Yusran Fahim dilansir dari Antarasultra.
Berdasarkan hasil pengujian Dinas Kesehatan Kota Baubau per 19 Oktober 2026, konsentrasi partikel debu tercatat mencapai 101 mikrogram per meter kubik.
Sementara itu, angka tertinggi ditemukan di Kelurahan Lowu-Lowu, Kecamatan Lea-Lea, dengan konsentrasi mencapai 114 mikrogram per meter kubik.
Lonjakan kasus ISPA dan kondisi udara tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pengalihan pembelajaran dari tatap muka ke daring dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko paparan kabut asap terhadap para siswa.
Yusran menegaskan, kebijakan tersebut bukan berarti siswa diliburkan sepenuhnya. Seluruh murid tetap diwajibkan mengikuti kegiatan belajar dari rumah, sedangkan para guru tetap menjalankan tugas seperti biasa.
"Siswa dialihkan belajar daring dari rumah, bukan libur total. Kebijakan ini mencakup jenjang TK, SD, dan SMP di bawah kewenangan Pemkot Baubau. Untuk jenjang SMA/SMK, keputusannya berada di bawah wewenang Pemerintah Provinsi," ujarnya.
Pemkot Baubau akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan kualitas udara sebelum memutuskan kembali menerapkan pembelajaran tatap muka. Aktivitas belajar di sekolah baru akan dibuka kembali setelah kondisi udara dinilai membaik dan aman bagi kesehatan anak-anak.
Di tengah situasi tersebut, Yusran juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan karena berpotensi memicu munculnya titik api baru dan memperburuk kabut asap.
Ia meminta warga segera melaporkan setiap potensi maupun kejadian kebakaran kepada petugas pemadam kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaDitreskrimsus Polda Sultra Tuntaskan Kasus 'Passobis' Asal Koltim yang Korbannya hingga Malaysia
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







