Kasus Kebakaran di Konsel Melonjak, 21 Karhutla dan 4 Rumah Warga Terbakar


Konawe Selatan - Kasus kebakaran di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Konsel mencatat 21 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta 4 unit rumah warga terbakar sepanjang Agustus hingga awal September 2026.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena peningkatan kejadian kebakaran terjadi bersamaan dengan melonjaknya jumlah titik panas atau hotspot di sejumlah wilayah Sultra.
Kepala Dinas Damkarmat Konsel, Saifuddin Zuhri, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
"Sejak Agustus hingga hari ini, kami mencatat puluhan insiden kebakaran telah terjadi," ujar Saifuddin Zuhri dalam keterangan resminya, Rabu (9/9/2026).
Peningkatan risiko kebakaran juga terlihat dari data hotspot yang dipantau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultra.
Data BMKG Sultra pada 6 September 2026 menunjukkan jumlah titik panas di Sultra meningkat dari 88 menjadi 103 titik.
Konsel menjadi salah satu wilayah dengan peningkatan hotspot yang cukup signifikan. Jumlah titik panas di Konsel tercatat melonjak dari 9 titik menjadi 31 titik hanya dalam sehari.
Selain Konsel, peningkatan hotspot juga terjadi di wilayah Konawe dan Bombana. Di Konawe, titik panas meningkat dari 19 menjadi 26 titik, sedangkan Bombana naik dari 10 menjadi 19 titik.
Dari 103 hotspot yang terdeteksi di Sultra, sebanyak 18 titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi, 80 titik berada pada tingkat kepercayaan menengah, dan 5 titik masuk kategori rendah.
Lonjakan tersebut menjadi sinyal agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, terutama di tengah kondisi yang mendukung terjadinya kebakaran.
Damkarmat Konsel mengimbau masyarakat berperan aktif dalam mencegah kebakaran sejak dini. Salah satunya dengan tidak membakar sampah secara sembarangan.
Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Api yang awalnya digunakan untuk membersihkan lahan dapat dengan mudah merembet apabila tidak dikendalikan, terutama ketika kondisi lingkungan kering dan angin cukup kencang.
Selain itu, warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area yang terdapat semak, rumput kering, maupun lahan terbuka.
Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau api yang berpotensi meluas. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah kebakaran kecil berkembang menjadi lebih besar dan mengancam permukiman.
Editor: Andise SL
Berita BerikutnyaRazia di Lapas Kendari Temukan Sejumlah Barang Terlarang, 2 WBP Positif Narkotika
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







