Kolaka Utara Targetkan Penanaman Kakao Seluas 8.200 Hektar Tahun Ini


Kolaka Utara – Kabupaten Kolaka Utara kini menjadi sorotan nasional. Daerah ini resmi ditunjuk sebagai representasi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam Gerakan Tanam Serempak Kakao yang digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan.
Program ini bukan sekadar menanam, melainkan langkah strategis besar menuju hilirisasi perkebunan untuk memperkuat ekonomi bangsa.
Dalam kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Lasusua pada Rabu (3/6/2026), pemerintah daerah menegaskan kesiapannya menjadi lokomotif utama pengembangan komoditas kakao di wilayah Sultra.
Investasi Besar untuk Masa Depan Petani
Pengembangan ini bukan main-main. Kabupaten Kolaka Utara mendapatkan suntikan anggaran fantastis melalui Belanja Tambahan (BTT) Kementerian Pertanian Tahun 2026 sebesar Rp110,98 miliar.
Dana ini difokuskan untuk perluasan dan peremajaan tanaman kakao di 15 kecamatan.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kolaka Utara, Kamal Mustafa, menjelaskan bahwa program ini adalah intervensi terbesar yang pernah diterima sektor perkebunan daerah.
"Ini adalah intervensi terbesar dalam sejarah perkebunan kita. Target luasannya mencapai 8.200 hektare. Kami ingin memastikan program ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani," ujar Kamal.
Tahapan Strategis Menuju Hilirisasi
Bukan hanya sekadar seremonial, tahapan teknis di lapangan sudah berjalan progresif. Kamal memaparkan bahwa seluruh administrasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) telah tuntas sejak tahun 2025.
Saat ini, proses pembibitan sedang dikebut oleh pihak ketiga, mencakup wilayah Kolaka Utara, Kolaka Timur, hingga Konawe Selatan.
Jadwal dimulainya sambung pucuk dan penanaman perdana akan dilakukan pada Agustus 2026 mendatang dan pada akhir tahun, seluruh proses penanaman 8.200 hektare lahan diharapkan tuntas.
Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia untuk mencapai swasembada pangan dan memperkuat ekonomi melalui hilirisasi.
Dengan tumbuhnya industri pengolahan kakao di masa depan, petani tidak lagi hanya menjual biji mentah, tetapi produk dengan nilai ekonomi tinggi.
Diversifikasi Komoditas Unggulan
Selain kakao yang menjadi primadona, Kementerian Pertanian juga memberikan dukungan penuh untuk komoditas perkebunan lainnya di Kolaka Utara seperti Kelapa dengan alokasi anggaran sebesar Rp16,97 miliar dan Pala dengan dukungan anggaran sebesar Rp1,97 miliar.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu mengubah wajah pertanian Kolaka Utara menjadi lebih modern dan kompetitif.
Dengan pengelolaan yang terintegrasi dari hulu ke hilir, Kolaka Utara optimistis dapat menjadi pusat kebangkitan ekonomi berbasis perkebunan di Sultra.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaKuota Rumah Subsidi dan BSPS di Sulawesi Tenggara Naik Drastis
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







