KPK Tekankan Pendidikan Moral di Rumah, Sultra Komit Bangun Aparat Berintegritas


Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menegaskan pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penindakan, namun harus dibangun sejak dalam keluarga.
Pesan itu mengemuka dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas yang digelar di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Selasa (11/11), dengan peserta para kepala OPD bersama pasangan mereka.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menekankan bahwa keluarga adalah basis utama pembentukan sikap jujur dan bertanggung jawab.
“Apabila orang tua menjadi teladan dalam kejujuran, maka anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan berintegritas. Namun sebaliknya, apabila dalam keluarga membenarkan perilaku licik dan menilai keberhasilan hanya dari harta dan kedudukan, maka dari sanalah benih-benih korupsi mulai tumbuh,” ujar Gubernur.
Dalam forum tersebut, Gubernur menilai keterlibatan keluarga dalam gerakan antikorupsi menjadi langkah strategis jangka panjang.
“Saya menilai program ini adalah langkah yang sangat baik, karena sesungguhnya, perjuangan melawan korupsi tidak cukup hanya dengan penindakan, tetapi juga melalui upaya pencegahan. Salah satunya, dimulai dari pendidikan, keteladanan, dan pembinaan nilai-nilai moral di dalam keluarga,” lanjutnya.
Pemprov Sultra, kata Gubernur, berkomitmen memperkuat integritas aparatur sebagai fondasi tata kelola pemerintahan bersih dan akuntabel.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum penguatan moral dan integritas untuk mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi di Sulawesi Tenggara, mulai dari hal-hal kecil yaitu dari keluarga,” pesannya.
Sementara itu, Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Friesmount Wongso, menilai Sultra perlu menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperluas program serupa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat direplikasi di daerah-daerah, agar penanaman nilai-nilai integritas tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi dapat diaplikasikan secara menyeluruh hingga ke seluruh masyarakat,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaDari Putus Sekolah hingga Jadi Kapten Kapal Internasional: Kisah Inspiratif Capt. Rahmat dari Muna Barat
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







