Kunjungan DPRD Muna ke PT KAS Ricuh, Diduga Ada Preman dan Oknum ASN!


Muna - Sidak Komisi II DPRD Muna ke lokasi PT Krida Agri Sawita (KAS) di Desa Lamanu, Kecamatan Kabawo, Jumat (14/3), berakhir dengan ketegangan. Bukan sambutan ramah yang mereka terima, melainkan tindakan represif yang diduga melibatkan preman dan seorang oknum ASN dari kantor Kecamatan Kabawo.
Ketua Komisi II DPRD Muna, Cahwan Rapi, tak bisa menyembunyikan kekesalannya. Ia menilai kehadiran mereka seharusnya menjadi jembatan transparansi, bukan malah dihadang dengan sikap intimidatif.
“Yang lebih anehnya ada salah satu ASN dari kantor kecamatan Kabawo yang terlibat dalam tindakan represif tersebut,” ujar Cahwan saat diwawancarai di sela-sela diskusi dan buka puasa bersama Partai Demokrat Sultra di Kendari, Senin (17/3).
DPRD Muna dengan tegas mengutuk tindakan represif yang terjadi. Mereka juga mendesak Pemerintah Kabupaten Muna untuk segera menindak oknum ASN yang terlibat.
“Oknum ASN tersebut adalah pegawai kesehatan yang berdinas di Kecamatan Kabawo,” ungkap Cahwan.
Insiden ini bermula dari rapat dengar pendapat yang digelar pada 7 Maret 2025. Kala itu, PT KAS mangkir dengan alasan pimpinan mereka sedang berada di luar negeri. Merasa perlu melakukan verifikasi langsung, DPRD Muna akhirnya turun ke lapangan. Namun, yang mereka temukan bukan hanya aktivitas perusahaan yang berjalan tanpa izin Amdal, tetapi juga sikap yang jauh dari etika bisnis yang sehat.
“Kami tidak menghalang-halangi perusahaan, tapi kami hanya memastikan secara regulasi,” tegas Cahwan.
Tak ingin persoalan ini menguap begitu saja, DPRD Muna berjanji akan terus mengawal kasus ini. Mereka akan kembali mengundang pihak PT KAS untuk hadir di DPRD dengan membawa seluruh dokumen legalitas yang diperlukan.
“Kami akan terus memantau dan menindaklanjuti sampai perusahaan memiliki semua legalitas yang dipersyaratkan, dan memastikan bahwa investasi ini tidak merugikan masyarakat,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berusaha mengonfirmasi pihak PT KAS dan oknum ASN yang disebutkan dalam pernyataan DPRD Muna.
Editor: Denyi Risman
Berita Berikutnya2.598 CP3K Konawe Desak Pemda: SK Harus Terbit, Tolak TMT Serentak!
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







