LBH HAMI Sultra Ingatkan Pendemo: Waspada Provokasi, Jangan Terjebak Anarkis


Kendari - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) turun langsung ke lapangan mengawal jalannya aksi demonstrasi ribuan mahasiswa dan masyarakat yang mengepung Kantor DPRD Sultra, Senin (1/9).
Kehadiran lembaga hukum ini bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari upaya pencegahan represif aparat sekaligus menegaskan hak rakyat yang dilindungi konstitusi.
Ketua LBH HAMI Sultra, Andri Darmawan, mengingatkan massa agar tetap waspada.
Menurutnya, aksi damai sering kali ditunggangi provokator yang sengaja memicu bentrokan antara demonstran dan aparat.
“Kepada peserta aksi, kami mengimbau untuk mengelar aksi damai, fokus pada tuntutan, aspirasi dan juga waspada dengan berbagai macam provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang sengaja ingin membenturkan massa aksi,” tegas Andri saat berorasi di depan kantor DPRD Sultra.
Andri menegaskan, demonstrasi serentak yang terjadi di berbagai daerah Indonesia, termasuk di Kendari, bukanlah tindakan kriminal melainkan hak dasar warga negara.
“Demonstrasi adalah hak-hak rakyat sebagaimana diatur di dalam konstitusi,” ujarnya.
Namun, di balik euforia aksi, LBH HAMI juga menyoroti potensi praktik represif aparat kepolisian yang kerap mencoreng wajah demokrasi.
Untuk itu, mereka mendirikan Posko Krisis Bela Rakyat sebagai pusat aduan dan bantuan hukum.
“LBH HAMI siap memberikan bantuan hukum kepada peserta massa aksi yang ditangkap, dianiaya, ataupun ditahan secara paksa tanpa sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tukasnya.
Ribuan massa turun dengan beragam tuntutan. Mulai dari penolakan kenaikan tunjangan DPR RI, kritik atas sikap semena-mena anggota dewan yang dianggap tak peka terhadap kondisi rakyat, hingga kemarahan atas tewasnya Affan Kurniawan, seorang driver ojek online yang dilindas kendaraan taktis Brimob Polri saat aksi di Jakarta.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaGP Ansor Sultra Gelar Istighosah, Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Bumi Anoa
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







