Lolos ke Jayapura, Tujuh Terduga Pelaku Penikaman di Muna Akhirnya Diciduk Polisi


Muna - Setelah lebih dari 20 hari dalam pelarian, tujuh orang terduga pelaku penikaman terhadap SA (25) di Kelurahan Wasolangka, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian.
Menariknya, penangkapan dilakukan di Kota Jayapura, Papua.
Informasi ini disampaikan oleh Karno, salah satu anggota keluarga korban, kepada media pada Selasa malam (3/6).
Ia mengungkapkan bahwa para terduga pelaku diamankan oleh tim Reserse dari Polres Arso, Kota Jayapura.
“Sudah ditangkap di Polres Arso, Jayapura,” kata Karno saat dihubungi awak media.
Keluarga korban yang sebelumnya sempat mengutarakan keresahan atas lambatnya penanganan, kini menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim kepolisian dalam mengamankan para terduga pelaku.
“Kami, atas nama keluarga korban, sangat berterima kasih dan mengapresiasi tindakan pihak kepolisian,” tambah Karno.
Penangkapan ini menjadi titik balik dalam kasus penganiayaan dan penikaman yang terjadi pada Jumat (9/5) malam.
Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian publik, terutama setelah keluarga korban menyampaikan secara terbuka bahwa identitas ketujuh terduga pelaku sudah diketahui, namun belum segera diamankan.
Fakta bahwa para terduga melarikan diri hingga ke Jayapura menunjukkan bahwa mereka memiliki pola pelarian yang cukup terstruktur dan sulit dilacak.
Hal ini turut menjelaskan alasan di balik kendala teknis yang sempat dihadapi aparat dalam proses pencarian.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Parigi IPDA Kasman membenarkan adanya penangkapan tersebut.
Namun, ia menyebutkan bahwa rincian lebih lanjut akan disampaikan oleh pihak Polres Muna.
“Alhamdulillah, untuk informasi lengkapnya nanti bisa dikoordinasikan langsung dengan Kasat Reskrim karena pres rilisnya ditangani Polres,” ujar IPDA Kasman.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Polres Muna mengenai proses pemulangan tujuh terduga pelaku dari Jayapura ke Muna, serta perkembangan lanjutan dari penyidikan kasus tersebut.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaMesin Longboat Rusak, Pemancing Asal Baubau Dievakuasi Basarnas di Tengah Laut
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







