Muna Barat Terima 150 Kuota PPPK Guru 2024, Ini Rinciannya


Muna Barat - Pemerintah Kabupaten Muna Barat menerima alokasi 150 kuota untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga guru dalam seleksi tahun 2024.
Sekretaris Daerah (Sekda) Muna Barat, LM Husein Tali, mengatakan bahwa seleksi ini khusus untuk tenaga honorer dan tidak dibuka untuk umum.
Seleksi akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan penilaian melalui sistem perangkingan, tanpa melalui passing grade.
"Untuk kuota PPPK di Muna Barat sebanyak 1.700, terdiri dari 150 untuk tenaga guru, 450 untuk tenaga kesehatan, dan 840 untuk tenaga teknis," ujar Husein Tali, Jumat (6/9).
Namun, jadwal pendaftaran dan pelaksanaan tes PPPK belum dapat dipastikan karena pemerintah daerah masih menunggu jadwal resmi dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, Ahmad Ramadhan, menambahkan bahwa penetapan kuota 150 untuk tenaga guru didasarkan pada analisis kebutuhan guru hingga tahun 2025, terutama mengingat jumlah guru yang akan pensiun di akhir tahun ini.
"Ini telah dianalisis berdasarkan jumlah guru yang akan pensiun di akhir tahun," kata Ahmad Ramadhan.
Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, Hasan, merinci bahwa dari 150 kuota PPPK guru tersebut, 73 di antaranya diperuntukkan bagi guru kelas Sekolah Dasar (SD).
Selain itu, terdapat 14 kuota untuk guru penjasorkes dan 14 kuota untuk guru prakarya dan kewirausahaan. Bidang lainnya termasuk guru agama Hindu (2 kuota), guru agama Islam (10 kuota), dan guru agama Kristen (1 kuota).
"Sementara untuk kuota guru agama Budha, guru agama Katolik, dan guru kelas TK berjumlah 0 kuota," ujar Hasan.
Dengan rincian ini, pemerintah daerah berharap dapat memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di Muna Barat sesuai dengan analisis dan perencanaan yang telah dilakukan.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaDua Pria di Muna Melawan Polisi saat Akan Diamankan
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







