PB HMI Desak Kapolri Copot Kapolres Kolut, Soroti Dugaan Nobar saat 11 Tahanan Kabur


Kolaka Utara - Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendesak Kapolri mencopot Kapolres Kolaka Utara (Kolut), AKBP Ritman Todoan Agung Gultom, menyusul kaburnya 11 tahanan dari ruang tahanan Polres Kolut.
PB HMI juga meminta Mabes Polri mengusut tuntas penyebab insiden yang dinilai mencoreng institusi kepolisian tersebut.
Wakil Bendahara Umum PB HMI, Muh Andriansyah Husen, mengatakan Mabes Polri harus melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kaburnya belasan tahanan tersebut.
"Mabes Polri harus menyelidiki secara mendalam penyebab pasti kaburnya 11 tahanan tersebut," kata Andriansyah, Senin (6/7).
Menurutnya, peristiwa itu menjadi gambaran buruk lemahnya pengawasan di lingkungan Polres Kolaka Utara.
Dia menilai insiden tersebut tidak seharusnya terjadi apabila pengamanan terhadap para tahanan dilakukan secara maksimal.
Andriansyah mengaku menerima informasi bahwa pada malam saat insiden terjadi sempat berlangsung kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia di lingkungan Polres Kolaka Utara.
Jika informasi tersebut terbukti benar, ia menilai kegiatan itu diduga membuka celah bagi para tahanan untuk melarikan diri.
"Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, sempat berlangsung nobar Piala Dunia di Polres Kolut pada malam insiden kaburnya tahanan. Jika benar, maka Polres Kolut sama saja memberi peluang bagi 11 tahanan tersebut karena menjadi kesempatan mereka membobol ventilasi tanpa pengawasan ketat. Ini harus segera diselidiki oleh Mabes Polri," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Binggo itu juga mengingatkan bahwa sebelumnya Polres Kolaka Utara pernah menjadi sorotan akibat adanya tahanan yang meninggal dunia karena bunuh diri di dalam kamar mandi tahanan.
Menurutnya, rentetan kejadian tersebut menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan kepemimpinan di Polres Kolaka Utara.
"Kami harap Mabes Polri melakukan penyelidikan penuh, terutama mengenai penyelenggaraan nobar Piala Dunia. Jika benar, maka harus ada sanksi tegas hingga pencopotan pimpinan Polres Kolaka Utara," tegasnya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPuskesmas Ranomeeto Bantah Tersangka Pencabulan Anak Idap TBC: Hanya Gangguan Lambung
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







