Pelaku Penikaman Aipda Fajar Iwu Dipindahkan ke Rutan Polda Sultra


Kendari - F (22), pemuda yang secara brutal menikam hingga tewas Aipda Fajar Iwu, kini resmi mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra). Ia dipindahkan dari Polres Buton dan tiba di Polda Sultra pada Kamis (17/4) pukul 17.30 WITA guna menjalani penyidikan lebih mendalam.
Kepala Bidang Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian, menyatakan bahwa pemindahan ini dilakukan demi menjamin kelancaran proses penyidikan dan mencegah gangguan dari pihak eksternal yang dapat memengaruhi jalannya penegakan hukum.
“F penahanannya dipindah ke Rutan Polda Sultra, sementara satu pelaku lain yang memicu keributan antarpemuda tetap ditahan di Polres Buton,” ujar perwira menengah kelahiran Kuningan, Jawa Barat, 5 Juli 1971 tersebut.
Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) itu juga menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari langkah taktis untuk mengamankan jalannya pemeriksaan oleh tim penyidik.
“Kami khawatir jika tetap ditahan di Polres Buton, bisa terjadi hal-hal yang mengganggu penyidik dalam mengungkap kasus ini,” sambung Iis.
Dalam pemeriksaan awal, F mengaku tidak mengetahui bahwa korban yang ia tikam saat konflik antar pemuda adalah seorang anggota kepolisian.
“F mengaku tidak tahu bahwa yang ditikamnya adalah anggota polisi. Dia mengira bahwa korban adalah salah satu anggota keluarga pemuda yang mereka cari terkait keributan yang terjadi,” jelasnya.
Selain F, polisi juga telah menangkap satu pemuda lain yang memicu ketegangan antara dua kelompok di Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton, pada Senin dini hari (14/4). Kericuhan dalam acara joged itu berujung tragis pada penikaman Aipda Fajar Iwu, yang saat itu tengah bertugas mengamankan situasi.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaWALHI Ungkap Dugaan Elit di Balik Proyek Jetty Tambang di Soropia Konawe
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







