Pelaku Perampokan BRI Link di Kendari Dibekuk Polisi, Begini Modusnya


Kendari - Aksi nekat seorang pria berinisial MD (27) yang mencoba menggondol uang dari sebuah BRI Link di Kota Kendari akhirnya terhenti di balik jeruji besi. Ia ditangkap oleh aparat gabungan Polsek Kemaraya dan Unit Reskrim di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Punggalobba, Kecamatan Kendari Barat, Rabu (2/4) sekitar pukul 10.00 Wita.
Peristiwa perampokan itu terjadi pada Senin pagi, 10 Februari 2025. Saat itu, suasana di sekitar lokasi masih tenang ketika MD menyambangi BRI Link milik Y (40), warga Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat.
Kasi Humas Polresta Kendari, IPTU Hariddin menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Punggalobba, Kecamatan Kendari Barat, sekitar pukul 10.00 Wita.
Aksi bermula ketika pelaku datang mengendarai sepeda motor Jupiter Z, lalu berpura-pura sebagai nasabah yang ingin menarik uang sebesar Rp19 juta. Namun, niat tersebut kandas karena korban menolak permintaan itu lantaran melebihi batas penarikan yang telah ditentukan oleh pemilik usaha.
“Pelaku sempat bolak-balik dan mencoba lagi dengan nominal lebih kecil, yakni Rp10 juta, tapi tetap ditolak. Barulah ketika ia minta menarik Rp3 juta, korban menyetujui,” jelas IPTU Hariddin, Sabtu (5/4).
Ketika korban menunduk untuk mengambil mesin transaksi, pelaku menunjukkan wajah aslinya. Ia mencekik leher korban hingga terjatuh, lalu merampas dompet berisi uang tunai Rp7.676.000.
Pelaku kemudian berusaha kabur menggunakan motornya. Namun, langkahnya tidak semulus niat jahatnya. Korban sempat mengejar dan terjadi tarik-menarik. Sekitar Rp7 juta sempat terlepas dari tangan pelaku dan berserakan di tanah.
“Korban mengalami syok dan sempat pingsan setelah kejadian, lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kemaraya,” tambah Hariddin.
Hasil interogasi menunjukkan bahwa pelaku mengakui semua perbuatannya. Ia memanfaatkan modus berpura-pura menarik uang demi mencari celah saat korban lengah. Motifnya sederhana namun kelam, yaitu untuk menguasai uang milik orang lain.
Kini, MD harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi tersebut.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaReuni Akbar SMPN 1 Raha: Angkatan 2000 Serukan Kontribusi untuk Daerah
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







