Pemda Mubar Didesak Perhatikan SD Negeri 4 Tiworo Selatan yang Rusak Parah


Muna Barat - Anggota DPRD Kabupaten Muna Barat dari Partai PDIP, La Ode Harlan Sadia, menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi memprihatinkan SD Negeri 4 Tiworo Selatan yang tidak kunjung mendapat perhatian anggaran untuk perbaikan.
Menurutnya, kerusakan parah pada sekolah tersebut menunjukkan adanya ketidakadilan dalam alokasi anggaran pendidikan, meskipun sesuai aturan, 20% dari APBD seharusnya dialokasikan untuk sektor pendidikan.
“Saya sangat sedih dan prihatin melihat kondisi sekolah ini. Kok bisa ya? Anggaran pendidikan yang harusnya besar 20% dari APBD kabupaten, provinsi, dan APBN tidak juga menyentuh sekolah ini,” ungkap La Ode Harlan, Sabtu (2/11).
Ia menambahkan bahwa usulan perbaikan untuk SD Negeri 4 Tiworo Selatan sudah disampaikan sejak tahun 2017, namun tidak ada realisasi dari pemerintah daerah hingga saat ini. Berbagai alasan administratif, seperti perbaikan data Dapodik (Data Pokok Pendidikan), sering menjadi penghambat.
La Ode Harlan menyebut bahwa sejak tahun 2022, data Dapodik sekolah tersebut sebenarnya sudah memenuhi syarat untuk perbaikan, tetapi tetap tidak ada tindakan konkret hingga tahun 2024.
“Saya minta lembaga pemerintahan segera menindaklanjuti ini. Kalau bisa, coba kita lihat apakah mungkin dialokasikan di perubahan anggaran atau melalui dana BTT dari BPBD. Jika tidak, kita harus pastikan ada alokasi di tahun 2025 karena sekolah ini sudah menelan korban,” ujarnya dengan nada tegas.
Insiden kecelakaan yang melibatkan seorang siswa kelas 4 akibat kerusakan lantai yang retak dan lepas semakin membuat La Ode Harlan bertekad untuk memperjuangkan perbaikan SD Negeri 4 Tiworo Selatan.
Menurutnya, pemerintah sudah seharusnya hadir dan memberi perhatian sejak tahun 2023 ketika plafon salah satu ruangan kelas ambruk. Beruntung saat itu belum ada proses belajar-mengajar di dalam ruangan tersebut.
La Ode Harlan juga menekankan bahwa SD Negeri 4 Tiworo Selatan seharusnya menjadi prioritas karena lokasinya di daerah yang tertinggal dan terluar.
Menurutnya, hal ini seharusnya menjadi indikator penting bagi dinas pendidikan untuk menentukan sekolah-sekolah yang membutuhkan perhatian lebih.
“Terkait penutupan kelas untuk proses belajar mengajar, saya sudah melihat kondisinya, dan memang wajar jika ruang-ruang kelas disegel karena kondisinya sangat memprihatinkan,” kata La Ode Harlan.
Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan.
“Kita harus hindari hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi anak-anak kita adalah generasi penerus bangsa,” pungkasnya.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaKampanye di Buton Utara, ASR-Hugua Dinilai Paslon Paling Ideal Pimpin Sultra
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







