Pencuri Spesialis Elektronik di Kendari Tertangkap, Sudah Beraksi di 41 Lokasi


Kendari - Catatan kriminal DE (38) benar-benar mencengangkan. Warga Kecamatan Baruga, Kota Kendari ini akhirnya tak berkutik setelah diringkus Tim Satreskrim Polresta Kendari pada Sabtu (6/6/2026).
Pelaku yang merupakan residivis kambuhan ini mengakui telah melakukan aksi pencurian di 41 lokasi berbeda di Kota Kendari.
Sepak terjang pria ini terhenti setelah ia menyasar seorang pengacara berinisial LY (39). Aksi pencurian tersebut dilakukan pelaku saat korban sedang tertidur pulas di dalam mobilnya di kawasan By-pass Jalan Laode Hadi, Kecamatan Wuawua, pada 7 Mei 2026 lalu.
Dalam melancarkan aksinya, DE tidak bekerja sendiri. Ia dibantu oleh rekannya berinisial UT yang hingga kini masih dalam pengejaran polisi.
Modus operandi mereka sangat sederhana namun efektif yakni mencari kendaraan yang terparkir dengan pengemudi yang tertidur.
Saat korban terlena, DE menyelinap masuk dan menggasak tas berisi kartu ATM, identitas, uang tunai, hingga telepon genggam Vivo F23 5G dari atas dashboard mobil. Sementara itu, UT bertugas memantau situasi sekitar.
"Pelaku merupakan residivis kasus penganiayaan tahun 2021 dan pencurian tahun 2025. Dari pengakuannya, tersangka telah melakukan pencurian elektronik (curnik) di 41 tempat kejadian perkara," ungkap Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, Minggu (7/6/2026).
Hasil interogasi polisi mengungkap fakta miris. Barang-barang hasil curian, termasuk ponsel milik korban, dijual dengan harga murah, hanya Rp500 ribu.
Uang hasil kejahatan tersebut tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga disalahgunakan untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu.
Kini, DE harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi pun masih terus mendalami kasus ini guna mengungkap kemungkinan adanya korban lain serta memburu UT yang masih buron.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat Kota Kendari. Jangan pernah meninggalkan barang berharga di dalam mobil, apalagi saat beristirahat atau tertidur di tempat umum.
Polresta Kendari menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan, terutama para residivis yang terus meresahkan masyarakat.
Pihak kepolisian juga meminta warga yang merasa pernah menjadi korban pencurian dengan modus serupa untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPemprov Sultra Segera Perbaiki Jalan Pongkowulu Usai Aksi Blokade Warga
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







