Perkelahian di Anduonohu Berujung Tusukan Mata Busur, Remaja 18 Tahun Ditangkap


Kendari – Seorang remaja berusia 18 tahun di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi usai diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis mata busur.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Jalan Kedondong, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Rabu (26/8/2026) malam.
Pelaku berinisial AD (18) diduga menusukkan mata busur ke lengan kiri seorang pelajar berinisial M (17) setelah keduanya terlibat perselisihan yang berujung perkelahian.
Tim URC Buser77 Satreskrim Polresta Kendari bersama Unit Kamneg Satintelkam kemudian bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan penganiayaan tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan pelaku akhirnya berhasil diamankan di wilayah Jalan Kedondong, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, sekitar pukul 23.00 WITA.
"Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan satu buah mata busur yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut," ujar Kompol Welliwanto.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian, peristiwa tersebut bermula dari perselisihan antara korban dan pelaku.
"Korban sebelumnya mendapat informasi bahwa pelaku diduga mengancamnya menggunakan mata busur. Korban kemudian mendatangi pelaku untuk menanyakan persoalan tersebut," timpalnya.
Keduanya kemudian terlibat perselisihan dan perkelahian di sekitar kawasan Pasar Anduonohu.
Dalam keterangan awal kepada penyidik, pelaku mengaku perselisihan antara keduanya telah berlangsung sejak beberapa minggu sebelumnya.
Pelaku mengaku sempat diajak berkelahi oleh korban, namun saat itu menolak. Pada Rabu malam, korban kembali mendatangi pelaku yang sedang berkumpul bersama teman-temannya di sekitar Jalan Kedondong.
Versi pelaku, perkelahian terjadi setelah korban diduga lebih dulu memukul bagian kepala pelaku. Pelaku kemudian membalas dan keduanya terlibat perkelahian.
Saat perkelahian berlangsung, pelaku mengambil mata busur yang disimpan di bagian pinggangnya.
Mata busur tersebut kemudian diduga digunakan untuk menusuk lengan kiri korban hingga mengalami luka.
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian melerai perkelahian tersebut.
Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis, sementara pelaku diamankan oleh pihak kepolisian.
Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengaku telah membuat mata busur tersebut sekitar satu bulan sebelum kejadian.
Senjata tajam itu kemudian dibawa dan disimpan di pinggang dengan alasan untuk berjaga-jaga.
Kini, pelaku telah diamankan dan kasus dugaan penganiayaan menggunakan mata busur tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polresta Kendari.
Polisi juga mengamankan satu buah mata busur sebagai barang bukti untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPancasila Diuji di Tengah Hoaks dan Krisis Etika, Mahasiswa Sultra Diajak Ambil Peran
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







