PNS Muna Barat Ditemukan Tewas di Kapal KM Aksar Saputra 08


Kendari - LMRB (41), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Kabupaten Muna Barat, ditemukan meninggal dunia di atas Kapal KM Aksar Saputra 08, Sabtu (12/7) sekitar pukul 15.50 WITA.
Korban ditemukan dalam posisi terlentang di ranjang nomor 94, lantai dua kapal yang saat itu tengah bersandar di Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari, Jalan W.R. Soepratman, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, Kota Kendari.
Diketahui, KM Aksar Saputra 08 merupakan kapal malam yang melayani rute pelayaran Kendari–Raha dan sebaliknya. Kapal ini biasanya berangkat dari Kendari pukul 22.00 WITA dan tiba di Raha sekitar pukul 04.00 WITA.
Korban diketahui berdomisili di Desa Wandoke, Kecamatan Tiworo Kepulauan, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara.
Menurut keterangan saksi Agung Gumilang Nagari (26), korban sudah tidak bernapas saat ia naik ke kapal atas perintah untuk memeriksa seorang penumpang yang tak kunjung bangun.
“Saya perhatikan kakinya sudah kaku, lalu saya lihat perutnya sudah tidak bergerak. Saya langsung panggil ABK kapal, dan mereka bilang orang itu sudah meninggal,” ujar Agung.
Saksi lainnya, Alimuddin (66), Anak Buah Kapal (ABK), mengaku melihat korban sejak pagi tidur di tempatnya.
“Saya lihat tasnya ada, orangnya tidur. Tapi sampai sore tidak bangun-bangun, makanya saya sampaikan ke Hasidin,” ungkapnya.
Hasidin (38), Ketua Serikat Buruh yang turut memeriksa kondisi korban, mengaku sempat tak percaya saat diberi tahu korban telah meninggal.
“Saya pegang telapak kakinya, sudah dingin. Saya panggil-panggil juga tidak bangun. Saya lihat dia sudah tidak bernapas,” kata Hasidin.
Petugas Polsek Kawasan Pelabuhan Kendari, dipimpin Ipda Bahrun Baco, tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WITA untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sekitar pukul 17.45 WITA, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sultra untuk keperluan visum et repertum.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban belum diketahui. Polisi masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit sebagai dasar lanjutan penyelidikan.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPelaku Pembunuhan IRT di Kendari Ditangkap Polisi di Konawe
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







