Polda Sultra Bongkar Dua Jaringan Narkoba, 1,2 Kg Sabu Diamankan


Kendari - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengungkap dua kasus besar peredaran narkotika di wilayah Sultra. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan dua tersangka berinisial RA dan AS serta menyita barang bukti berupa sabu seberat 1,2 kilogram.
Konferensi pers terkait kasus ini digelar pada Rabu (26/3) dan dipimpin langsung oleh Dirnarkoba Polda Sultra Kombes Pol. Bambang Sukmo Wibowo, didampingi Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian.
"Kami berhasil menggagalkan dua kasus peredaran narkotika yang melibatkan jaringan lintas provinsi. Ini merupakan hasil kerja keras tim dalam memberantas peredaran narkoba di Sultra," ujar Kombes Bambang
Tersangka RA ditangkap di Jalan Budi Utomo, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, pada Kamis (13/3) sekitar pukul 23.15 WITA. Berdasarkan informasi masyarakat, ia diduga membawa sabu dari Batam menuju Kendari menggunakan angkutan umum dari Kabupaten Kolaka. Dalam penggeledahan, polisi menemukan 555 gram sabu yang disembunyikan dalam tas dan sepatu.
"Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa RA menerima perintah dari seseorang berinisial OG untuk mengambil sabu dari Batam dengan imbalan Rp 30 juta. Dia menggunakan jalur udara dari Batam ke Surabaya, lalu Makassar, dan melanjutkan perjalanan darat ke Kendari," jelasnya.
RA diketahui merupakan residivis kasus narkotika yang sebelumnya dipenjara di Lapas Kelas II A Kendari dan bebas pada 2020. Kini, ia kembali dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun hingga hukuman mati.
Sementara itu, tersangka AS ditangkap di rumah milik SR di BTN Shifa Perdana, Kecamatan Puuwatu, pada Kamis (20/2). Polisi menemukan 151 gram sabu yang disimpan dalam jok motor. Dari pengembangan kasus, tim menemukan 513 gram sabu serta dua timbangan digital di rumah AS di BTN Mutiara Permai, Kecamatan Poasia.
"AS merupakan penyimpan narkotika yang bekerja atas perintah tersangka TP, yang telah lebih dulu ditangkap. Jaringan ini dikendalikan oleh seorang DPO bernama ABS yang berasal dari Kalimantan," ungkap Kombes Bambang.
Total barang bukti dari AS mencapai 664 gram sabu. Ia ditangkap di ruko kontrakannya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Minggu (9/3). Atas perbuatannya, AS juga dijerat dengan pasal yang sama seperti RA.
"Kami terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkotika di Sulawesi Tenggara. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba," tegasnya.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaGubernur Sultra Salat Id di Al-Kautsar, Open House Dimulai Pukul 08.30 Wita
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







